Bangunan Cagar Budaya, Cagar Budaya

SMA Negeri 3 Yogyakarta

     Bangunan ini sejak zaman Belanda digunakan untuk Algemeene Middelbare School (AMS) afdeling B. AMS merupakan sekolah menengah yang lebih tinggi dari MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) dan didirikan pada tahun 1919. Pada masa pendudukan tentara Jepang Dai Nippon sekolah ini dinamai Sekolah Menengah Tinggi (SMT). Sekolah ini terbagi menjadi dua bagian yaitu A […]
Baca Selelngkapnya
Bangunan Cagar Budaya, Cagar Budaya

Bank Indonesia Yogyakarta

     Kantor Bank Indonesia Yogyakarta dibuka pada tanggal 1 April 1879, sebagai kantor cabang De Javasche Bank ke-8 di atas tanah hak milik sendiri (eigendom). Pendiriannya terutama untuk mengakomodasi usulan perusahaan yang memiliki kepentingan bisnis di daerah ini yakni Firma Dorrepaal & Co., Semarang. Usulan tersebut langsung disambut baik oleh direksi dan dewan komisaris […]
Baca Selelngkapnya
Pelestarian Cagar Budaya

Penemuan ODCB oleh Masyarakat: Wajan Raksasa di Banguntapan-Bantul

     Gelar Wicara Cagar Budaya yang disiarkan oleh Radio Sonora Yogyakarta pada Rabu 15 September 2021  membahas penemuan ODCB (Objek Diduga Cagar Budaya) Wajan Raksasa di Padukuhan Kretek, Kalurahan Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Gelar Wicara Budaya ini merupakan  kerja sama antara Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) D.I. Yogyakarta dengan Radio […]
Baca Selelngkapnya
Pengumuman

Workshop Penulisan Feature: Rempah Nusantara Untuk Dunia

     Rempah merupakan komoditas dagang yang pernah menjadi primadona di dunia. Jalur perdagangan rempah telah melintasi seluruh kepulauan di Nusantara. Rempah juga membawa pengaruh pada kebudayaan Nusantara.      Namun sayangnya, kejayaan Jalur Rempah dan kekayaan budaya rempah belum banyak diketahui masyarakat luas. Penyebabnya adalah masih minimnya publikasi tentang potensi rempah nusantara. Publikasi terkait […]
Baca Selelngkapnya
Bangunan Cagar Budaya, Cagar Budaya

Gedung SMP Negeri I Yogyakarta

     Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Yogyakarta dibangun pada masa kolonial Belanda. Dahulu bangunan tersebut merupakan sekolah AMS A (Algemene Middelbare School A). AMS merupakan sekolah yang memiliki jenjang lebih tinggi dari MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs). AMS memberikan kesempatan  kepada pemuda-pemudi untuk melanjutkan pendidikannya.      Pada zaman Jepang, AMS disebut […]
Baca Selelngkapnya
Bangunan Cagar Budaya, Cagar Budaya

Gedung SMP Negeri 8 Yogyakarta

     Gedung SMP Negeri 8 Yogyakarta pada awalnya digunakan untuk Neutraale  MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs). MULO  adalah sekolah setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pengantar Bahasa Belanda. Sekolah ini didirikan oleh Neutrale Onderwijs Stichting (Yayasan Netral).      Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya 1 April 1943, gedung ini digunakan sebagai tempat  pendidikan SGP […]
Baca Selelngkapnya
Pengumuman

Lomba Sketsa Bangunan Cagar Budaya

Kategori Peserta dan Ketentuan Lomba Lomba Sketsa Tingkat Nasional: Bangunan Cagar Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari dua kategori, yaitu Kategori Mahasiswa/ Umum dan Pelajar (Tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat). Ketentuan Lomba Sketsa Tingkat Nasional: Bangunan Cagar Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta antara lain sebagai berikut. Kompetisi bersifat terbuka dan tidak dipungut biaya. Peserta lomba […]
Baca Selelngkapnya
Pelestarian Cagar Budaya

Rasa Frustrasi  Sang Raja dan Candi Kedulan

     Kajian sejarah budaya Indonesia memiliki banyak keunikan. Salah satunya adalah proses pendirian sebuah bangunan suci, yang dikenal masyarakat sekarang sebagai candi. Pengertian candi menurut Cecep Eka Permana dalam Kamus Istilah Arkeologi-Cagar Budaya, candi adalah istilah umum untuk menamakan semua bangunan peninggalan kebudayaan Hindu dan Buddha di Indonesia; baik berupa pemandian kuno, gapura, atau […]
Baca Selelngkapnya
Bangunan Cagar Budaya, Cagar Budaya

Rumah Sakit Panti Rapih

     Pembangunan rumah sakit Panti Rapih tidak terlepas dari sejarah perkembangan penyebaran agama Katolik di Yogyakarta pada masa Hindia Belanda. Pengurus Gereja Katolik saat itu hendak membuka pelayanan kesehatan karena masih sedikitnya layanan kesehatan. Upaya pengembangan layanan kesehatan ini sempat mengalami kendala, sebab para Suster dari Ordo Fransiskan menolak untuk mengelola layanan kesehatan. Mereka […]
Baca Selelngkapnya

Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Jalan Yogya – Solo Km. 15 Bogem, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Telepon : (0274) 496019, 496419

Email : bpcbdiy@kemdikbud.go.id