Ungkapan Ekspresi Ibu Affandi

0
22363
Affandi Ibu
Affandi, "Ibu”, 1941, cat minyak pada kanvas, 52 x 43 cm

Menikmati karya seni tak harus datang ke galeri seni. Kini hal itu bisa dilakukan dari rumah. Kebijakan pemerintah Indonesia untuk menutup sementara tempat-tempat publik termasuk galeri seni sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 menginsiprasi Galeri Nasional Indonesia untuk menyediakan informasi tentang karya seni secara kontinyu di laman dan media sosial. Hal ini memudahkan publik untuk tetap mendapatkan pengetahuan tentang seni rupa sekaligus menikmati waktu bersama keluarga tercinta.

Selayaknya banyak orang, seniman juga memiliki keluarga tercinta yang menjadi sumber inspirasinya. Salah satunya adalah Affandi. Maestro lukis ini menjadikan ibunya sebagai tokoh utama pada lukisan berjudul “Ibu”. Lukisan yang dibuat pada tahun 1941 dengan media cat minyak pada kanvas berukuran 52 x 43 sentimeter ini merupakan salah satu dari karya awal yang diakusisi menjadi koleksi Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan (kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) pada tahun 1948.

Affandi menampilkan kemahirannya dalam melukis potret realis di awal karirnya sebelum beralih menuju impresionisme dan ekspresionisme. Pada lukisan “Ibu” ini tampak sapuan kuas dan detail-detail kecil yang berhasil membentuk figur seorang ibu yang tampak berusia lanjut, menyilangkan tangan di pundaknya dengan tatapan dan raut wajah yang cenderung bersedih. Rambutnya sedikit menjuntai dan tidak tampak senyum dari bibirnya, memperlihatkan potret ini dibuat dalam pose dan sudut pandang yang natural. Affandi memiliki perhatian besar dan kecintaan kepada ibunya, ia kerap melukis sosok ibunya dalam beberapa karya lainnya seperti “Ibu di Dalam Ruangan” (1949), dan “Ibu Marah” (1960).