Baru Dilantik, Inilah Profil Kepala Galeri Nasional Indonesia

0
1015
Pustanto
Pustanto, Kepala Galeri Nasional Indonesia (2018-sekarang)

“Orang sukses itu orang yang sehat jasmani, rohani, bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan orang di sekitarnya” —Pustanto—

Pustanto dilantik menjadi Kepala Galeri Nasional Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. pada 2 Februari 2018. Sebelumnya, pria kelahiran Sukoharjo, 20 Mei 1966 ini sempat mengabdikan dirinya di Galeri Nasional Indonesia sebagai Kasubsi Pameran (1999–2002), Kasi Dokumentasi Pameran dan Publikasi (2002–2005), serta Kasi Pameran dan Edukasi (2005–2007). Kemudian Pustanto berpindah ke Direktorat Kesenian dengan menjabat sebagai Kasubdit Seni Media (2007–2012), dan Kasubdit Pembinaan Seni Rupa (2012–2014). Pada 2014 hingga 2015, ia menduduki jabatan sebagai Kepala Museum Kepresidenan RI Balai Kirti. Kemudian Pustanto kembali lagi ke Direktorat Kesenian sebagai Kasubdit Seni Rupa Direktorat Kesenian (2015–2018), hingga kini menjadi Kepala Galeri Nasional Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya, Pustanto berpegang pada prinsip bahwa bekerja merupakan bagian dari ibadah. “Bekerja itu ibadah, maka harus ikhlas, berusaha, berdo’a, dan senyum untuk membuat sesuatu yang telah ada menjadi lebih baik,” tuturnya. Pustanto tidak memperhitungkan apa yang akan didapat dari pekerjaannya, namun menekankan apa yang bisa ia lakukan. Bermanfaat bagi sekitarnya merupakan salah satu tolok ukur kesuksesan bagi Pustanto. “Orang sukses itu orang yang sehat jasmani, rohani, bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan orang di sekitarnya” ungkapnya.

Dalam setiap langkahnya, Pustanto melakoninya dengan semangat. Untuk membangkitan semangat itu, dalam hidup harus ada impian. “Mengejar impian itulah yang membuat hidup itu menjadi penuh semangat,” tegasnya.

*dsy/GNI

 

Lihat juga:

Riwayat Hidup Pustanto