Fasilitasi Event Diplomasi Budaya: Konferensi Internasional bertajuk Kebudayaan, Kunci Pembangunan Berkelanjutan

0
716

wamenbud china

Konferensi international bertajuk Culture: Key to Sustainable Development menghasilkan The Hangzhou Declaration. Deklarasi di Hangzhou, China, ini menempatkan kebudayaan sebagai inti dari kebijakan pembangunan berkelanjutan. Yaitu, kesepakatan untuk mengintegrasikan culture dalam sustainable development menjadi pilar keempat dalam agenda post MDG’s 2015; selain economic growth, social inclusion, dan environmental balance.

Konferensi tiga hari, 15 – 17 Mei 2013, itu mendiskusikan isu-isu kebudayaan seperti peran kebudayaan dalam agenda pembangunan berkelanjutan 2015. Termasuk membahas bagaimana kebudayaan membuat perdamaian dalam keragaman serta melakukan pendekatan terhadap kemiskinan dan pemerintah daerah.

“Indonesia sebagai negara yang memiliki diversifikasi kebudayaan yang amat tinggi serta pertumbuhan pembangunan yang menjanjikan ke depan, diharapkan menjadi negara pemimpin bersama China, India dan Brazil,” kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Prof Wiendu Nuryanti Ph.D.

Konferensi tersebut dihadiri oleh lebih kurang 850 peserta dari 97 negara. Beberapa tamu VVIP adalah Presiden Irlandia,Michael D. Higgings, Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong, Wakil Perdana Menteri Kanada, Prince Aga Khan, dan H.R.H. Prince Sultan bin Salman bin Abdulaziz Al-Saud (Arab Saudi) serta beberapa menteri dan wakil menteri dari negara perwakilan.