Festival Seni Tradisi Lisan (Cerita dari Blora) se-DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur

mengangkat tema “Festival Seni Tradisi Lisan Sebagai Wahana Apresiasi dan Pelestarian Seni Budaya Jawa pada Generasi Muda”.

0
3000
Cerita dari Blora
tempat pelaksanaan, Stadium Seni Budaya Tirtonadi, Blora.

 

 

BPNB DIY, September 2019 – Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Seni Tradisi Lisan (Cerita dari Blora) se-DIY, Jawa Tengah dan Jawa timur. Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini. Penyelenggaraan festival ini pun akan masuk dan menjadi bagian dari Platform Kebudayaan Indonesiana, yaitu Cerita dari Blora Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Acara akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019, bertempat di Stadium Seni Budaya Tirtonadi Blora.

Tradisi Lisan adalah tuturan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat, seperti sejarah lisan, dongeng, rapalan, pantun, cerita rakyat, atau ekspresi lisan lainnya. Seni tradisi lisan berkembang dan bertahan dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, jika tidak didukung dengan adanya ruang berekspresi yang memadai, lambat laun seni tradisi ini akan kehilangan penutur dan pendukungnya.

Seni tradisi lisan mengandung nilai-nilai historis dan filosofis bagi bangsa Indonesia. Dikatakan demikian karena seni tradisi lisan merupakan salah satu seni budaya yang diwariskan oleh para pendahulu, sebagai wahana dan sarana untuk menyampaikan pesan pendidikan kearifan tradisional.

 

 

Seni tradisi lisan merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa, berkaitan erat dengan perkembangan religi dan filsafat yang dianutnya. Bagi masyarakat Jawa, tradisi lisanmemiliki estetika yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial, moral, dan spiritual.

Agar seni tradisi lisan Jawa dapat tetap hidup dan berkembang baik di masyarakat, khususnya di lingkungan generasi muda sebagai generasi penerus, dirasa perlu untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku seni tradisi lisan dari kalangan generasi muda dengan memberikan ruang ekspresi melalui Festival Seni tradisi lisan.

Diharapkan dengan memberikan ruang berekspresi kepada mereka, kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap budaya yang dimiliki dapat bertambah sehingga pada akhirnya timbul kesadaran dan upaya dari dalam diri masing-masing individu untuk melestarikan budayanya tersebut. Selain itu, festival tersebut juga diharapkan dapat mengenalkan kepada masyarakat luas tentang keindahan dari khasanah budaya seni tradisi lisan Jawa.

Penyelenggaraan kegiatan Festival Seni Tradisi Lisan Tingkat Generasi Muda se-DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang diselenggarakan Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta merupakan upaya pemerintah untuk melaksanakan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.