Mengenal Tari Piring Gelas

0
3018
Tari Piring Gelas, Foto. Mardoni

Tari piring gelas adalah tarian tradisional yang berkembang di Kabupaten Musirawas dan Kabupaten Musirawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Tarian ini dimainkan dengan kesederhanaan, keluesan, dan keaslian gerak tari. Selainitu tarian ini diiringi komposisi musik dengan karakter kedaerahan yang sangat kental. Seperti namanya, tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring dan gelas sebagai media pendukung. Berbeda dengan pertunjukan tari piring di daerah lain, gelas dan piring dalam tari ini tidak dipegang tapi ditumpuk dan dijadikan sebagai pijakan oleh penari.

Tari Piring Gelas, Foto. Mardoni

Tidak diketahui kapan dan siapa sesungguhnya yang menciptakan tari piring gelas. Namun diyakini bahwa munculnya tari ini sebagai bagian dari ritual sebelum panen hasil bumi dan salah satu bentuk perjuangan untuk mencapai kemerdekaan pada masa agresi Belanda (Halilintar 2016). Pada masa menghadapi penjajah, tari ini dimanfaatkan sebagai upaya mengelabui musuh. Ketika musuh lalai, para penari akan melakukan penyergapan-penyergapan dan perlawanan.

Biasanya tarian ini dimainkan oleh seorang atau dua orang perempuan. Pada masa lalu untuk bisa memainkan tari piring gelas, seorang penari haruslah seorang gadis. Jika tidak maka dipercaya akan berakibat fatal seperti penari dapat jatuh ketika menaiki tumpukan piring dan gelas. Hal ini mengingat tari tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari ritual. Namun, kini tari piring gelas telah dikembangkan dalam berbagai upacara baik adat maupun upacara-upacara seperti penyambutan tamu.