Meriam I Di Taman Nasional Alas Purwo

0
1300

Meriam Jepang ini berada di sisi selatan laut di Alas Purwo Tanjung Sembulungan. Tergeletak di tanah dengan posisi membujur utara-selatan. Posisi meriam memiliki pangkal yang mengarah ke pantai (utara) sedangkan bagian ujungnya pada sisi selatan dan sudah tidak berada pada poros/tuas.

Meriam atau kanon yaitu sejenis artileri yang umumnya berbentuk tabung dalam ukuran yang besar, menggunakan bubuk mesiu atau bahan pendorong lainnya untuk menembakkan proyektil.

Meriam memiliki beberapa ukuran kaliber, jangkauan, sudut tembak dan daya tembak. Meriam pertama kali digunakan di Tiongkok, meriam genggam pertama kali di Timur Tengah. Selain itu di Eropa juga menggunakan meriam dalam berbagai pertempuran.

Meriam dianggap sebagai senjata standar perang paling efektif dalam menghadapi musuh karena jangkauannya dan efek pemusnah yang besar sehingga digunakan terhadap infanteri dan bangunan.

Dalam perkembangannya muncul laras melingkar sehingga tingkat keakuratan meriam menjadi semakin tinggi khususnya terhadap infanteri. Setelah abad pertengahan, meriam berukuran besar mulai ditinggalkan dan digantikan dengan meriam ringan yang lebih banyak dan mudah untuk digerakkan.

Seiring berkembangnnya penggunaan meriam di medan pertempuran, muncul pula benteng dan Bunker pertahanan untuk menahan serangan dari meriam musuh. Hal ini sesuai dengan sebaran tinggalan arkeologi yang ada di kawasan Alas Purwo khususnya Resort Sembulungan yaitu selain ditemukannya banyak Bunker juga ditemukan meriam sebagai alat standar perang di medan pertempuran. (Lap.Inv.ODCB Kab.Banyuwangi,2018)