MASYARAKAT SEJARAWAN INDONESIA HARAPKAN FORUM PENGGIAT SEJARAH MENJADI AGENDA RUTIN

0
1862
Foto: Keynotes Speaker Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Pada Forum Penggiat Komunitas Sejarah 2018
  1. Forum Penggiat Komunitas Sejarah 2018 di Amos Cozy Hotel & Convention Hall untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia dibuka secara resmi oleh Direktur Sejarah Dra. Triana Wulandari, M.Si.  Acara yang dibuka pada 29 Juni 2018 merupakan forum yang dinanti oleh komunitas sejarah. Forum pertemuan Penggiat Sejarah yang baru pertama kali diadakan ini, menjadi momen yang begitu penting dalam upaya menyatukan berbagai komponen sumber daya manusia di bidang kesejarahan. Forum Penggiat Komunitas Sejarah sendiri diharapkan sebagai wujud nyata dari pelaksanaan Undang Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan kebudayaan dalam membangun ekosistem sejarah.

Dalam kesempatan ini hadir sebagai Keynote Speaker, Hilmar Farid selaku Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) menyampaikan antusiasme yang begitu tinggi terselenggarakannya forum ini. Pentingnya ekosistem kesejarahan dalam membangun kesejarahan bangsa. Problematika pembangunan sejarah antar komunitas yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri dan menjadi penghambat kemajuan di bidang kesejarahan, kiranya dapat menemukan kebersamaannya dalam forum seperti ini. Dalam pidatonya Hilmar Farid memberi contoh tentang tidak sinkronnya hasil produksi pengetahuan sejarah yang dihasilkan oleh peneliti, kemudian diseminasi pengetahuannya oleh pengajar kepada anak didik maupun oleh para penggerak di bidang apresiasi kesejarahan kepada  publik. Gambaran tentang siklus ekosistem kesejarahan yang belum berjalan baik selama ini banyak mengacaukan pemahaman publik terhadap nilai-nilai sejarah dalam integrasi bagi bangsa Indonesia.

Disampaikan juga, bagaimana menjawab pertanyaan fundamental yang selalu ditanyakan para sejarawan, yakni pertanyaan tentang mengapa kita perlu mengurusi masa lalu? Ketua MSI itu menyampaikan tentang arti penting sejarah, “bangsa ini diikat dengan imajinasi, bangsa kita memiliki banyak perbedaan, kita punya sejarah yang panjang, namun kita diikat oleh imajinasi yang sama, sejarah merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa ini dalam menjaga keutuhan bangsa”, tambahnya.

Terkait Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan, “meskipun kata sejarah tidak masuk dalam 10 kompenan objek pemajuan kebudayaan sebagaimana tersebut dalam salah satu pasal undang-undang pemajuan kebudayaan, namun sejarah merupakan akar dari semua elemen dari undang-undang, karena semua komponen tersebut merupakan objek dari metodologi kesejarahan”.

Foto Bersama Komunitas Sejarah Peserta Forum Komunitas Sejarah 2018

Pentingnya kegiatan Forum Penggiat Sejarah menjadi salah satu wadah pertemuan para penggiat kesejarahan di Indonesia, bila memperbandingkan skala pertemuan, jika Masayarakat Sejarawan Indonesia bertemu dan bertukar pikiran dalam sebuah konferensi dilakukan dalam kurun waktu lima tahun sekali, namun forum penggiat seperti yang diadakan sekarang ini bisa diadakan setiap tahun sebagai agenda rutin. “Saya minta agar kegiatan forum penggiat komunitas sejarah dipertahankan di tahun-tahun mendatang”, tegasnya saat mengakhiri penjelasan.

TINGGALKAN KOMENTAR