Galnas Gelar Workshop Melukis di atas T–Shirt di Manado

0
973

Galeri Nasional Indonesia—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan— mengemban tugas dan fungsi untuk menjalin kemitraan dan memberikan layanan edukasi di bidang seni rupa kepada masyarakat luas. Sebagai implementasi tugas dan fungsi tersebut, Galeri Nasional Indonesia acapkali menyelenggarakan program dukungan/sinergi antarlembaga budaya di berbagai kota di Indonesia, yang ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pelajar, mahasiswa, pendidik/pengajar seni budaya, komunitas seni, maupun masyarakat umum. Salah satunya adalah program dukungan/sinergi dalam acara Temu Karya Taman Budaya (TKTB) se-Indonesia.

Galeri Nasional Indonesia telah mendukung TKTB dengan menyelenggarakan Workshop Seni Rupa (Drawing) di Papua (2014), dan Workshop Melukis Mural di Kupang – Nusa Tenggara Timur (2015). Pada 2016 ini, Galeri Nasional Indonesia kembali mendukung TKTB se-Indonesia 2016 yang akan berlangsung pada 6–9 September 2016 di Taman Budaya Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Program dukungan/sinergi tersebut diwujudkan dalam bentuk “Workshop Melukis di atas T–Shirt” pada 7 September 2016 di Gedung Teater UPTD Taman Budaya Provinsi Sulawesi Utara.

Workshop yang merupakan hasil kerjasama Galeri Nasional Indonesia dengan Sanggar Lukis Salideo ini akan diikuti pelajar, mahasiswa, pendidik/pengajar seni budaya, dan komunitas seni di kawasan Manado. Bersama Zamrud Setya Negara (Motivator Edukasi Seni Rupa), para peserta yang telah dibekali dengan kaos/t–shirt putih polos, serta bahan dan peralatan lukis, akan dipandu untuk membuat gambar/sketsa, mengerjakan pewarnaan hingga menjadi sebuah lukisan pada t-shirt. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan trik khusus melukis pada t-shirt.

Dengan diselenggarakannya Workshop Melukis di atas T–Shirt ini, Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus ‘Andre’ Sukmana bermaksud untuk menunjukkan peran serta eksistensi Galeri Nasional Indonesia dalam mengenalkan dan mengembangkan seni rupa Indonesia, juga diharapkan bisa memperkaya wawasan, pengalaman, dan meningkatkan kreativitas di bidang karya rupa. Selain itu, “Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi wadah penyaluran aktivitas dan kreasi seni rupa, serta menjadi ruang ekspresi yang positif bagi publik,” pungkas Tubagus.

*dsy/GNI