TEKNIK SERTA MAKNA LUKISAN KACA CIREBON

0
13513

Lukisan Kaca Cirebon merupakan seni lukis yang menggunakan media kaca. Teknik melukisnya dilakukan dengan cara terbalik atau melukis di bagian belakang. Hasil lukisannya biasa dilihat dari bagian depan. Lukisan Kaca Cirebon memiliki keunikan dalam penggarapannya. Melukis di bagian belakang sangat membutuhkan ketelitian, keterampilan dan kesabaran. Seorang pelukis kaca harus mampu menghindarkan diri dari kesalahan ketika melakukan pengecatan. Pewarnaannya menganut gelap ke terang dan terang ke gelap. Demikian pula, ketelitian dalam menggoreskan kuas perlu dimiliki, agar tidak menabrak kontour (garis gambar), ketelitian dalam mencampur/mengoplos warna dan ketelitian dalam menentukan ragam hias.Lukisan Kaca telah dikenal di Cirebon sejak abad ke-17 Masehi. Keberadaannya bersamaan dengan berkembangnya Agama Islam di Pulau Jawa. Lukisan Kaca berperan sebagai media dakwah Islam pada masa pemerintahan Panembahan Ratu di Cirebon. Lukisannya berupa Kaligrafi dan Wayang. Pengaruh Islam menjadi ciri khas dari lukisan kaca Cirebon, seperti gambar ka’bah, masjid dan kaligrafi berisi ayat-ayat Alquran atau Hadist.