Fasilitasi Event Diplomasi Budaya: Tari Payung Hipnotis Warga Kota Hildesheim

0
18

Tari piring

Tim kesenian Pemerintah Kota Padang menampilkan Tari Payung di depan khalayak masyarakat Kota Hildesheim, Jerman memperoleh apresiasi. Pengunjung festival pun berlimpah, bahkan terkesan terhipnotis oleh gerak tari ini. Tak sedikit pengunjung yang ingin mencobanya, dengan mengikuti gerakan sang penari.

Tim kesenian Pemerintah Kota Padang ini tampil dalam Pesta Taman Festival Magdalenen Garten dan perayaan 25 tahun kerja sama Sister City antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman. Dan, diminta kembali hadir untuk festival yang sama di tahun berikutnya.

“Tim kesenian Pemerintah Kota Padang dalam festival itu menampilkan tiga jenis tarian. Tarian klasik dari padang Tari Payung menjadi favorit pengunjung. Melihatnya, seperti mudah menirukan, tapi setelah diajak menari bersama, pengunjung merasakan sulitnya memadukan gerak langkah kaki di balik kesederhanaan geraknya itu,” kata Hendri Agung Indrianto, manajer tim kesenian yang tampil di dalam Pesta Taman Festival Magdalenen Garten itu.

Menurut Hendri, Tari Payung menggambarkan kasih sayang seorang kekasih dan dibawakan berpasangan dengan payung sebagai pelindung. Selain itu, tim kesenian dari bumi Minang ini, juga menyajikan Tari Piring atau disebut Tari Piriang. Tarian ini menggunakan piring dan diayun dengan gerakan–gerakan cepat teratur, tanpa terlepas dari genggaman tangan. Pada akhir pertunjukan penari perempuan menginjak pecahan piring dengan kaki telanjang tanpa cedera. Selain itu, Tari Balanse Madam pun disuduhkan mereka, sebuah tarian yang digelar untuk menyambut tamu datang dan mengajaknya bergembira bersama.

Tim Kesenian Kota Padang semakin mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat Kota Hildesheim. “Berdasarkan tiket masuk yang dikeluarkan panitia Magdalenen Garten, jumlah pengunjung rata-rata 3.000 orang per hari. Jumlah pengunjung pada event di Hildesheim City Park (Hildesheim Wollungen) mencapai 5.000 orang,” kata Hendri.

Bukan hanya itu, sambung Hendri, banyak juga pengunjung yang meminta informasi lebih rinci tentang Kota Padang dan Indonesia. bahkan panitia festival meminta kesediaan Tim Kesenian Kota Padang untuk tampil secara rutin pada Festival Magdalenen Garten. “Pemerintah Kota Hildesheim pun meminta kepada Pemerintah Kota Padang dapat mengirim seorang pelatih tari tradisional Kota Padang,” ujar dia.