Workshop Lomba Komik Sejarah BPNB DIY 2018 di Dalem Jayadipuran

0
887
workshop lomba komik

 

 

BPNB DIY, Agustus 2018 – Pendopo Ndalem Joyodipuran (Dalem Jayadipuran) pagi ini riuh oleh para siswa sekolah tingkat menengah atas atau sederajat (SMA/SMK/MA/Sederajat) yang mengikuti acara Workshop Lomba Komik Sejarah yang diadakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I. Yogyakarta) pada pagi hari ini, Senin 20 Agustus 2018. Tepat pada pukul 9.00 WIB, acara dibuka oleh Kepala BPNB D.I. Yogyakarta, Dra. Zaimul Azzah, M.Hum.

Pada sambutannya Kepala BPNB D.I. Yogyakarta memberikan pengenalan selayang pandang tentang BPNB D.I. Yogyakarta, di mana pada program kegiatan lomba komik sejarah ini merupakan salah satu tugas dan fungsi BPNB D.I. Yogyakarta dalam hal pelestarian terhadap aspek kesejarahan. Beliau mengatakan maksud dari diadakannya acara ini adalah untuk menumbuhkembangkan rasa cinta dan bangga bagi generasi muda terhadap sejarah bangsa yang dituangkan dalam  kreativitas seni komik, serta dengan tujuan beberapa di antaranya adalah Mengenalkan lebih dekat tentang sejarah terutama terkait sikap patriotisme; Memperkuat sikap kebangsaan  bagi para generasi muda; Menciptakan pengalaman yang menarik bagi generasi muda (dalam proses pembuatan komik); Sebagai sarana untuk ajang kreativitas yang positif  terkait dengan pemahaman siswa terhadap sejarah bangsa; serta secara khusus Meningkatkan kesadaran sejarah di kalangan generasi muda.

Peserta yang hadir pada workshop pagi ini sekitar 170 siswa dari berbagai sekolah tingkat atas di wilayah D.I. Yogyakarta. Workshop ini menghadirkan para narasumber yang nantinya akan menjadi dewan juri pada acara selanjutnya, mereka adalah Indiria Maharsi, S.Sn.,M.Sn. (FSR ISI Yogyakarta); Bahauddin, M.Hum. (FIB UGM Yogyakarta); dan Mikke Susanto, S.Sn., M.A. (FSR ISI Yogyakarta). Diadakannya workshop ini bertujuan untuk memberikan wawasan tambahan berupa ilmu dari para narasumber tentang pembuatan komik dengan tema kesejarahan, yang nantinya diharapkan agar pada saat pembuatan komik, substansi yang ingin dicapai dapat lebih tergambarkan pada hasil karya mereka, seperti sesuai dengan sejarah yang ada, dapat diterima oleh pembaca, serta tidak lupa mengakomodir kreativitas mereka yang tetap dalam bingkai seni yang menampilkan nilai-nilai estetika sesuai dengan visualisasi masing-masing peserta pada komik yang dibuat.

Dinamika saat tanya jawab terjadi dengan sangat cair, peserta diberi kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada para narasumber, seperti hal teknis tentang penggambaran tokoh, tatacara penggunaan panel maupun balon percakapan, pembuatan sinopsis, dan hal teknis lainnya dalam proses pembuatan komik. Pada siang harinya setelah istirahat siang, para peserta dipersilahkan untuk mencoba praktek membuat komik. Narasumber pun turut berbaur, memberikan pengarahan, masukan, maupun menjawab pertanyaan dari para peserta.

Sejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Sebagai instansi pemerintah yang memiliki tugas untuk melakukan pelestarian terhadap aspek kesejarahan, memiliki program untuk mengenalkan kepada masyarakat umum, dan khususnya kepada generasi muda, agar mereka mengenal, mendekat, dan kemudian mencintai sejarah, serta memahami bahwa bangsa kita adalah bangsa yang patriotik, pekerja keras, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, di antara keberagaman yang ada, baik keberagaman agama, budaya, adat istiadat, suku, dan bahasa.

Bagi adik-adik peserta workshop yang ingin mengunduh bahan/materi dari narasumber, bisa diunduh pada tautan di bawah ini,
materi workshop 1
materi workshop 2
materi workshop 3
Sejarah Visual dan Komik Sejarah

Lestari Budayaku Lestari Negeriku,
Salam Budaya ?
(bpw)