Rapat Persiapan Tahap 1 Festival Multikultur BPNB DIY Tahun 2019

0
703
Rapat persiapan tahap 1 Festival Multikultur BPNB DIY Tahun 2019
Kepala BPNB D.I. Yogyakarta memberikan pengarahan

BPNB DIY, Maret 2019 – Pada awal Bulan ini tepatnya Senin pagi 04 Maret 2019, diadakan Rapat persiapan tahap 1 Festival Multikultur BPNB DIY Tahun 2019. Rapat dilaksanakan di ruang sidang Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta. Seluruh anggota kelompok kerja (pokja) kegiatan, koordinator dan wakil koordinator peneliti, beserta Kepala BPNB D.I. Yogyakarta hadir pada rapat pagi ini.

Rapat dipandu oleh Drs. Sumarno. selaku Ketua Pokja kegiatan. Pada awal jalannya rapat diisi oleh arahan dari Dra. Zaimul Azzah, M.Hum., selaku Kepala Balai. Beliau mengharapkan konsep pada acara kegiatan tersebut sudah dibuat oleh panitia, dengan maksud persiapan selanjutnya akan lebih mudah dilaksanakan apabila konsep telah tersedia, agar di antara padatnya kegiatan-kegiatan baik dari dalam BPNB D.I. Yogyakarta maupun dari luar, kegiatan ini nantinya dapat dipersiapkan dan terlaksana dengan baik serta tidak mengecewakan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Di dalam rapat dibahas hal-hal dasar seperti anggaran dan rencana penggunaanya. Hal ini penting untuk diketahui seluruh pokja, agar nantinya pelaporan penggunaan anggaran pada saat kegiatan telah selesai dapat dipertanggungjawabkan dan tidak terdapat kesalahan di dalamnya. Selain itu, pelaporan kegiatan juga ditekankan tidak hanya sekedar mencapai output saja, melainkan juga outcome, sehingga kinerja dari BPNB D.I. Yogyakarta dapat terukur dengan baik. Rencananya pelaksanaan Kegiatan Festival Multikultur akan diadakan pada tanggal 30 Juli 2019 – 2 Agustus 2019, dan bertempat di “Monumen Serangan Oemoeom 1 Maret”, Titik Nol Yogyakarta.

Festival Multikultur adalah salah satu usaha dari seluruh BPNB di Indonesia untuk mensosialisasikan seni tari tradisional dan kreasi yang merupakan aset berharga bagi Bangsa Indonesia. Peserta pada kegiatan tersebut adalah perwakilan dari seluruh BPNB yang ada di Indonesia. Diharapkan nanti saat kegiatan berjalan, masing-masing perwakilan dari BPNB dapat menampilkan varian seni Indonesia yang terdiri dari: Kesenian Tradisional dan Kesenian Garapan/Kontemporer. Pembahasan tentang tema juga terjadi pada rapat. Hal ini dilakukan untuk mempertegas nilai budaya yang akan di tampilkan oleh seluruh BPNB se-Indonesia.

Tujuan diadakannya rapat ini salah satunya adalah sebagai konsolidasi awal sebelum kegiatan dilaksanakan, agar nantinya seluruh anggota pokja dapat bekerja secara maksimal apapun kondisi yang ada saat berlangsungnya kegiatan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban juga terhadap masyarakat, bahwa BPNB D.I. Yogyakarta melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsinya secara maksimal dan terukur.

Lestari Budayaku Lestari Negeriku,
Salam Budaya ??
(bpw)