Menancapkan Pesan dengan Beriklan

Iklan layanan masyarakat (ILM) BPNB D.I. Yogyakarta

0
522
Menancapkan Pesan dengan Beriklan

Yogyakarta, 22 April 2018 – Eksistensi sebuah instansi, lembaga atau organisasi khususnya di pemerintahan perlu untuk diketahui oleh masyarakat luas. Dengan adanya informasi yang mudah diakses dan kemudahan memanfaatkan fasilitas dan layanan di instansi tersebut maka efektivitas dan fungsi dari instansi itu dapat nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Menancapkan Pesan dengan Beriklan
Iklan layanan masyarakat dengan tema “Guyub Rukun” tahun 2017.

Begitu pula yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta dalam rangka sosialisai dan promosi kepada masyarakat luas mengenai tugas dan fungsi yang diembannya yaitu dengan cara beriklan secara konvensional dan juga aktif di media sosial (secara on line) seperti instagram, youtube, twitter, dan facebook. Pada tataran media konvensional, BPNB D.I. Yogyakarta dalam 2 tahun terakhir telah melakukan pemasang iklan layanan masyarakat (ILM) dalam bentuk neon box di Bandar Udara Adisucipto Yogyakarta. Neon box dipasang pada posisi yang sangat strategis karena berada tepat di pintu masuk keberangkatan (departure). Dengan ukuran 3×2.5 meter disertai dengan kualitas konsep dan desain iklan yang menarik, diharapkan audience dapat menangkap pesan yang disampaikan dan benar-benar “menancap” ke dalam hati dan pikiran sehingga mampu menggerakkan audience untuk bertindak positif dalam kaitannya dengan nilai budaya.

Jika di tahun 2017 BPNB D.I. Yogyakarta mengangkat tema “Guyub Rukun” maka di tahun 2018 ini tema yg diangkat adalah “Ilmu Iku Kelakone Kanthi Laku” (Ilmu itu dapat tercapai jika diusahakan dengan kesabaran dan kesungguhan). Tema ini memuat pesan moral yang sangat dalam dengan mengambil konsep-konsep kearifan lokal dan petuah bijak pada masyarakat Jawa.

Dengan adanya iklan layanan masyarakat ini diharapkan audience tidak hanya mengetahui keberadaan BPNB D.I. Yogyakarta namun juga dapat mengambil hikmah dan intisari kebaikan dari iklan tersebut.

Teks dan foto: Subiyantoro