Kemah Budaya 2018

Melalui Literasi Budaya, Kita Wujudkan Bangsa yang Cerdas dan Berkarakter sebagai wujud Kokohnya Jatidiri Bangsaku

0
1914

Yogyakarta, BPNB DIY – Kemah atau perkemahan mempunyai konotasi sebuah kegiatan kepramukaan. Pramuka atau kepanduan merupakan salah satu kegiatan yang sangat dinantikan oleh generasi muda. Kepramukaan merupakan kegiatan yang menarik dan menantang yang dilakukan di alam terbuka dengan l berpedoman pada prinsip dasar dan metode kepramukaan sebagai sarana pembentukan watak. Banyak manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan kepramukaan ini di antaranya adalah mengajarkan kepada generasi muda tentang nilai-nilai yang tidak diperoleh di bangku sekolah. Melalui kepramukaan peserta dituntut untuk mandiri, berani, percaya diri, tangguh, ulet, mudah memecahkan masalah, tolong menolong, serta memupuk kebersamaan.

Berdasarkan uraian di atas, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakarta bekerjasama dengan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY menyelenggarakan Kemah Budaya 2018 dengan tema “Melalui Literasi Budaya, Kita Wujudkan Bangsa yang Cerdas dan Berkarakter sebagai wujud Kokohnya Jatidiri Bangsaku”. Kegiatan berlangsung tanggal 26-30 Juli 2018 bertempat di Bumi Perkemahan Pengembangan Candi Prambanan yang diikuti oleh 210 siswa penggalang dan penegak dari Kwartir Cabang (Kwarcab) se-DIY yang terdiri dari Kwarcab Kota Yogyakarta, Kwarcab Sleman, Kwarcab Kulon Progo, Kwarcab Bantul, dan Kwarcab Gunungkidul.

Candi Prambanan
Upacara Pembukaan Kemah Budaya 2018, Jumat (26/7/2018).

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Dra. Sri Hartini, M.Si. pada Kamis (26/7/2018). Berbagai lomba diwujudkan dalam Giat Prestasi (GP) di antaranya; GP Makanan Tradisional, GP Merangkai Dekorasi Temanten (njanur), GP Asah Terampil Pewayangan, GP Merangkai Peningset, GP Mengenal Pakaian Adat Yogyakarta, GP Macapat, GP Baca Puisi Perjuangan, GP Menyanyi Bersama/koor, GP Permainan Tradisional, GP Cerita Kepahlawanan, GP Menulis dan Membaca Huruf Jawa, GP Fotografi, GP Pembuatan Majalah Dinding, GP Karnaval Budaya, dan GP Pidato Bahasa Jawa. Selain itu para peserta juga diajak untuk mengunjungi beberapa obyek-obyek sejarah dan budaya di DIY.

Penampilan kirab budaya dari kontingen Kwarcab Bantul pada acara pembukaan.
Perkemahaman peserta Kemah Budaya 2018 di Bumi Perkemahan Pengembangan Candi Prambanan.
Salah satu kreasi kontingen Giat Prestasi Masakan Tradisional.

Kemah Budaya merupakan acara tahunan kerjasama 3 UPT Kebudayaan, Kemdikbud yang telah dimulai tahun 2007 dan dilaksanakan pertama kalinya di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya kepribadian anak bangsa, rasa nasionalisme serta jatidiri dan berkarakter.

 

Teks & foto: Subiyantoro