Generasi Cinta Budaya (1)

Lomba Pidato Berbahasa Jawa 2018 Untuk Siswa SMP/Sederajat se-D.I. Yogyakarta, 9 s.d 11 Oktober 2018 di Pendopo BPNB D.I. Yogyakarta (Dalem Jayadipuran)

0
2302
Lomba Pidato Berbahasa Jawa 2018

 

 

 

BPNB D.I. Yogyakarta, Oktober 2018 – Selasa Pagi 9 Oktober 2018 di Pendopo Balai pelestarian Nilai Budaya (BPNB) D.I. Yogyakarta (Dalem Jayadipuran), diramaikan oleh para adik-adik generasi cinta budaya. Mereka para siswa dan siswi tingkat SMP / sederajat se – Daerah Istimewa Yogyakarta, saling unjuk kemampuan dalam berpidato menggunakan bahasa Jawa, pada rangkaian Kegiatan “Lomba Pidato Berbahasa Jawa 2018 Untuk Siswa SMP/Sederajat se-D.I. Yogyakarta” yang digelar dari tanggal 9 sampai dengan 11 Oktober 2018.

Setelah doa dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai awal dari rangkaian acara hari ini, Kepala BPNB D.I. Yogyakarta, Dra. Zaimul Azzah, MHum., selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan laporan kegiatan dan sambutan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa BPNB D.I. Yogyakarta sebagai instansi pemerintah yang mengemban tugas sebagai pelestari nilai-nilai budaya daerah perlu melakukan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian nilai budaya bangsa yakni bahasa Jawa dengan memfasilitasi dan mengapresiasi generasi penerus yang memiliki kemampuan dan berprestasi dalam bidang bahasa Jawa, dengan cara menyelenggarakan lomba berpidato berbahasa Jawa bagi generasi muda.

Turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji. Beliau menyampaikan pentingnya melestarikan bahasa Jawa di kalangan generasi muda yang dewasa ini makin pudar di antara mereka, beliau juga memberikan apresiasi bagi adik-adik peserta Lomba Pidato Bahasa Jawa dan menyebutkan bahwa mereka adalah “generasi keren”, karena mampu berbahasa Jawa dan berani tampil untuk berpidato di hadapan tamu undangan dan peserta yang lain, serta para juri lomba. Beliau turut mengusulkan kepada Kepala BPNB D.I. Yogyakarta agar di kesempatan selanjutnya, mungkin dapat ditingkatkan lagi tingkat kesulitan lomba dengan menggelar lomba debat menggunakan bahasa Jawa, sekaligus memberikan dukungan dan siap memfasilitasi kegiatan ke depan yang dalam tujuannya melestarikan budaya luhur warisan nenek moyang kita.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh para tamu undangan yang terdiri dari para pejabat di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekitar D.I. Yogyakarta serta dinas dinas di wilayah D.I. Yogyakarta, serta para guru pendamping siswa/siswi. Adik-adik generasi cinta budaya yang tampil pada hari ini berjumlah 29 orang, yang berasal dari sekolah-sekolah tingkat pertama di wilayah D.I Yogyakarta (4 Kabupaten dan 1 Kota). Mereka tampil dengan semangat yang tinggi, seperti cita-cita mereka yang secara umum menyampaikan harapannya dalam pidato yang mereka bawa, agar budaya asli Indonesia salah satunya bahasa Jawa serta tradisi-tradisi luhur yang ada, tidak kalah oleh budaya mancanegara, paling tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Semangat mereka menjadi sebuah harapan bangsa ini, untuk tetap dapat melestarikan budaya adiluhung titipan para leluhur kita, di antara derasnya laju arus zaman dengan hal-hal modern di dalamnya. Selayaknya kita apresiasi dan dukung, seperti yang sudah dan akan selalu BPNB D.I. Yogyakarta lakukan, secara berkesinambungan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang memiliki tujuan menjaga, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia, agar budaya luhur bangsa Indonesia tetap terus ada dan menjadi salah satu modal membangun bangsa dan negara menuju ke arah yang lebih baik.

Budayaku Budayamu Budaya Kita,
Salam Budaya ??
(bpw)