Lima Karya Film Penerima Bantuan Kebudayaan Diputar Pada “Publikasi dan Pemutaran Film”

0
333

Film merupakan media yang efektif untuk menyampaikan suatu pesan kepada khalayak umum. Dari pesan yang disampaikan tersebut bisa apa saja, sesuai dengan yang ingin menyampaikan, baik itu hiburan, informasi dan pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk memperkenalkan dan mempublikasikan hasil karya khususnya sineas yang ada di Kalimantan Barat, maka BPNB Kalimantan Barat memfasilitasi pemutaran film karya penerima bantuan kebudayaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Bertempat di bioskop mini Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat Jl. Sutoyo Pontianak, BPNB  Kalimantan Barat menggelar  kegiatan yang bertajuk “Publikasi dan Pemutaran Film”. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 18 – 19 Desember 2020 ini menampilkan  5 (lima) judul film yang meliputi 4 (empat) film dokumenter dan 1 (satu) film semi kolosal.

Pada hari pertama, diputar 3 (tiga) film dokumenter dengan judul Sekolah Adat : Sang Penjaga Kebudayaan karya Stephanus Mulyadi (Kapuas Hulu), Biah Pelantun Pantun Iban Terakhir di Sungai Pelaik karya Dominikus Uyub (Kab. Sintang), dan Ngamik Semengat Padi karya Komunitas Langkau Onet (Kab. Sintang).  Selanjutnya pada hari kedua ditampilkan 1 (satu) film semi kolosal dengan judul  Perang Belangkaet hasil karya Lembaga Simpang Mandiri (Kayong Utara), dan 1 (satu) film dokumenter dengan judul Ritual Baliatn karya Oscar Olendo (Kab. Mempawah).

Pelaksanaan kegiatan ini mengundang dua orang dari masing-masing karya untuk dapat mempersentasikan dan mendiskusikan tentang film hasil karya mereka dihadapan peserta yang terdiri dari praktisi film dan komunitas film yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya setelah pemutaran film berlangsung.