Kenirek: Tato Tato Magis Lewotala

0
890

Disebut tato Kenirek, karena merupakan hasil dari tindakan “girek”. Secara harafiah, girek dapat berarti menggurat/memberi tanda. Tato orang Lewotala atau Lewolema ini lebih bernuansa rangkaian lambang atau simbol-simbol daripada objek-objek yang bersifat natural dan sarat akan warna hitam-kebiruan.

Tato tradisi Lewotala ini dikerjakan secara manual dengan menggunakan tinta yang dibuat dari campuran jelagah (arang halus) dan gula tuak, yang kemudian diinjeksi ke dalam kulit dengan cara dirajah menggunakan brengit (sejenis duri hutan yang ujungnya setajam jarum). Tato ini berfungsi sebagai sarana komunikasi visual sekalipun gaib. Adapun makna yang dapat ditarik dari pembuatan tato tersebut, yaitu tato menandakan seorang remaja telah siap menjadi seorang pribadi yang dewasa. Hingga saat ini budaya mentato di kalangan masyarakat Lewotala sudah menghilang, pasca peristiwa 65. Budaya mentato ini hanya menyisakan beberapa orang tua saja. (WN)