Renstra dan Perjanjian Kinerja

RENSTRA BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA BALI

Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) bidang kebudayaan pada umumnya dan budaya takbenda pada khususnya oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali merupakan renstra lanjutan dari renstra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta renstra Direktorat Jenderal Kebudayaan. Penyusunan renstra ini sangat penting sebagai panduan dalam pelaksanaan program pembangunan di bidang kebudayaan selama kurun waktu lima tahun.
Renstra yang disusun oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali merupakan program pembeda antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) kebudayaan serta dinas-dinas maupun SKPD yang ada di kabupaten/kota/provinsi mengenai model pelestarian kebudayaan takbenda. Semoga renstra ini dapat bermanfaat bagi pelestarian kebudayaan di wilayah kerja BPNB Bali yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dengan jumlah kabupaten/kota 42 wilayah. Pentingnya penyusunan renstra merupakan wujud konsistensi masukan program selama kurun waktu lima tahun, sehingga program kebudayaan yang telah diprogramkan di daerah lebih awal dapat dipantau oleh pusat (Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan dapat pula dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja dari pimpinan dan staf dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali sendiri.
Renstra Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali selengkapnya dapat diunduh melalui link berikut ini:
1. RENSTRA 2015-2019 BPNB BALI
2. RENSTRA 2020-2024 BPNB BALI


PERJANJIAN KINERJA
Perjanjian Kinerja merupakan perjanjian yang ditanda tangani oleh Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali dengan Direktur Jenderal Kebudayaan. Perjanjian tersebut berisi tentang tugas, fungsi, target capaian, rencana penyerapan anggaran serta evaluasi dan konsekuensi. Untuk Perjanjian Kinerja tahun selengkapnya dapat diunduh melalui link berikut ini:
1. Perjanjian Kinerja BPNB Bali Tahun 2017
2. Perjanjian Kinerja BPNB Bali Tahun 2018
3. Perjanjian Kinerja BPNB Bali Tahun 2019
4. Perjanjian Kinerja BPNB Bali Tahun 2020