DIREKTUR JENDERAL KEBUDAYAAN MERESMIKAN WANTILAN DESA ADAT PETANDAKAN

0
1253

Peresemian Bansos RDA oleh Bapak Dirjen Kebudayaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kebudayaan memiliki beberapa program yang langsung ditujukan kepada masyarakat. salah satu diantaranya adalah program bantuan sosial untuk komunitas budaya masyarakat dan revitalisasi desa adat. Program bantuan sosial ini sudah dijalankan sejak akhir tahun 2012 untuk membantu komunitas budaya dan desa adat yang memerlukan fasilitas atau tidak memiliki peralatan dalam memenuhi kegiatan sehari-hari mereka.  Hari Kamis 22 Januari 2015, desa adat Petandakan, Kabupaten Buleleng mengadakan acara peresmian wantilan atau bangunan serba guna desa. Desa Adat Petandakan mendapat program bantuan  sosial revitalisasi desa adat dari Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi tahun 2014.

Acara peresemian wantilan Desa Adat Petandakan dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Bapak Kacung Marijan dan Ibu Direktur Sri Hartini, selain itu juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, perwakilan Bupati Buleleng serta undangan dari beberapa desa penerima bantuan sosial yang ada di Bali. Acara diawali dengan suguhan kesenian tradisional dari generasi muda  Desa Adat Petandakan seperti tabuh gambelan tradisional, tari-tarian serta pembacaan beberapa kidung. Bapak Kacung Marijan memberikan sambutan dihadapan masyarakat Desa Adat Petandakan, beliau mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program gotong royong antara pemerintah pusat, masyarakat dan daerah artinya selain bantuan dari pusat tidak menutup kemungkinan bahwa pemrintah daerah juga ikut memberikan bantuan kepada warga masyarakatnya, selian itu berdirinya bangunan wantilan diharapakan bisa berguna untuk pelestarian dan pengembangan budaya bagi generasi muda di Desa Adat Petandakan.

Pemukulan gong oleh Bapak Dirjen sebagai  tanda diresmikannya banguanan wantilan Desa Adat Petandakan dan dilakukan penandatangan prasasti. Prasasti yang ditandatangani ada tujuh buah yang merupakan jumlah penerima bantuan sosial revitalisasi desa adat tahun 2014 khususnya yang berada di Provinsi Bali.