Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Pemangku Kepentingan Khasanah Warisan Budaya Trowulan.

0
1779

Notice: Trying to get property 'roles' of non-object in /home/website/web/kebudayaan.kemdikbud.go.id/public_html/wp-content/plugins/wp-user-frontend/wpuf-functions.php on line 4663
kegiatan FGD di Trowulan
kegiatan FGD di Trowulan

kegiatan FGD di Trowulan
kegiatan FGD di Trowulan
BPCB Mojokerto – Kamis (18/12), bertempat di Hotel Sun Palace, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, dalam rangka Pengelolaan Terpadu Kawasan Warisan Budaya Dunia dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Pemangku Kepentingan Khasanah Warisan Budaya Trowulan oleh Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sebagai pembuka, Bapak Drs. Aris Soviyani, S.H, M.Hum, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto wilayah kerja Provinsi Jawa Timur mewakili Ibu Diah Harianti, Direktur Internalisasi Nilai Budaya. Beliau menyampaikan, pengembangan wilayah Trowulan nantinya dapat berpengaruh besar terhadap perkembangan budaya, pendidikan dan juga pada sektor perkembangan perekonomian mayarakat Trowulan ke depan. Beliau juga sebagai salah satu narasumber pada kegiatan ini. Selain narasumber dari BPCB Mojokerto juga hadir narasumber dari Universitas Gajah Mada (UGM) yakni Bapak Sunyoto Usman dan Bapak E. Turmudi, LIPI Jakarta.

kegiatan FGD di Trowulan
kegiatan FGD di Trowulan
Materi yang dibahas pada kegiatan FGD dalam Kajian Pengelolaan Warisan Budaya Dunia Trowulan sebagai Ibukota Kerajaan Majapahit, antara lain mengenai batas-batas wilayah warisan budaya Trowulan, lokasi peninggalan budaya Trowulan dan penggunaan lahan yang nantinya akan dikembangkan menjadi suatu wilayah yang berpotensi terhadap warisan budaya yang terdapat di kawasan Trowulan. Selain itu, dibahas mengenai potensi dari masing-masing wilayah, sumberdaya alam, sumberdaya manusia, potensi ekonomi, modal sosial serta infrastruktur suatu wilayah. Bagaimana pengelolaan, peran dan keterlibatan stakeholder pada kawasan budaya juga sebagai topik penting pada diskusi kali
kegiatan FGD di Trowulan
kegiatan FGD di Trowulan
ini. Kegiatan ini juga difokuskan untuk menangani hambatan yang kemungkinan akan terjadi.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan di Trowulan Jawa Timur ini mempunyai beberapa tujuan antara lain untuk mengetahui peta wilayah menurut persepsi stakeholder, mengetahui potensi wilayah, mengetahui pendapat stakeholder mengenai pengelolaan saat ini, serta untuk mengetahui usulan stakeholder tentang bagaimana pengelolaan Trowulan sebagai warisan dunia dikemudian hari.

Kegiatan FGD Identifikasi Pemangku Kepentingan Khasanah Warisan Budaya Trowulan dilaksanakan di Hotel Sun Palace, Jl. ByPass Mojokerto, Trowulan Jawa Timur, dihadiri oleh beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu, lembaga pemerintah yang terkait, akademisi, serta tokoh masyarakat.(un)