Peninjauan Warisan Budaya di Pura Kahyangan Jagat Luhur Batu Panes, Desa Mangesta, Tabanan

0
1020

Secara administrasi Pura Luhur Batu Panes termasuk ke dalam wilayah Dusun Belulang, Desa Pekraman Belulang, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Koordinat situs 50 L 0295304 UTM 9071450. Pura Luhur Batu Panes menyimpan beberapa warisan budaya. Warisan Budaya tersebut berupa fragmen bangunan dan beberapa arca yang disakralkan serta disimpan pada Pelinggih Ageng. Pelinggih Ageng merupakan pelinggih utama yang berbentuk tahta batu yang terbuat dari batu hitam. Selain itu ditemukan pula tajak perunggu yang mencerminkan bahwa pada situs ini kemungkinan pernah terjadi aktivitas masyarakat dari masa perundagian ( Balai Arkeologi Denpasar, 2013).

Beberapa arca yang disimpan pada Pelinggih Ageng merupakan arca dari kelompok pemuja Siwa seperti lingga, arca Durga Mahisasuramardhini, arca Ganesha serta arca Siwa sendiri. Kegiatan peninjauan juga mendata keterawatan warisan budaya yang terdapat pada Pura Kahyangan Jagat Luhur Batu Panes. Hasil observasi menunjukkan bahwa pada warisan budayanya mengalamiĀ kerusakan akibat faktor eksternal, khususnya akibat pengaruh cuasa. Hal tersebut terjadi akibat warisan budaya yang ditempatkan pada pelinggih yang terbuka.

Berdasarkan Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2010 maka Pura Luhur Batu Panes memenuhi syarat sebagai Situs Cagar Budaya, karena di dalamnya tersimpan beberapa benda warisan budaya hasil kegiatan manusia masa lampau dan menjadi living monument karena nilai sejarah serta spritual yang tinggi.