Suta: Profil Tokoh Budaya dari Kranggan-Bekasi

You are currently viewing Suta: Profil Tokoh Budaya dari Kranggan-Bekasi

Suta: Profil Tokoh Budaya dari Kranggan-Bekasi

Suta: Profil Tokoh Budaya dari Kranggan-Bekasi
Oleh:
Ria Andayani Somantri
(Balai Arkeologi Provinsi Jawa Barat)

Ada seorang laki-laki yang layak disebut sebagai tokoh budaya. Selain secara individu dia memiliki keahlian yang terkait dengan aspek budaya, seperti pandai bermain silat, dia adalah seseorang yang memotivasi generasi muda di wilayahnya untuk peduli pada kebudayaan setempat; dan dia juga dikenal sebagai tokoh dari satu kelompok masyarakat yang khas dan unik di salah satu kampung yang terdapat di Kota Bekasi, yakni Kampung Kranggan. Dia bernama Suta.
Suta lahir di Kranggan pada 7 Juli 1957 dari pasangan suami istri bernama Tjamin (ibu) dan Hani (ayah). Dia terlahir sebagai anak keempat dari delapan bersaudara. Ketika dia menginjak dewasa, dia memilih seorang gadis bernama Pipih Komalasari untuk dijadikan sebagai pasangan hidupnya. Dari perkawinan tersebut, dia memperoleh keturunan bernama Anggi Sunayah Yulius, yang menikah dengan Nurah Sari; dan Anggi Sunayah yang menikah dengan Yulius. Dari pernikahan anak-anaknya, lahir dua orang cucu, yakni Diah Ekawati dan Dian Dwiyanti.
Dalam perjalanan hidupnya, dia cukup gigih berjuang untuk memperoleh pendidikan yang tinggi. Hal itu terlihat dari riwayat pendidikan formal yang dijalaninya selama ini, yakni:
– Lulus SDN Kranggan, Bekasi tahun 1971
– Lulus SMP Strada Kampung Sawah, Bekasi tahun 1973
– Lulus STM Cililitan, Jakarta tahun 1976
– Lulus PSMTP jurusan seni rupa, Jakarta tahun 1981
– Lulus S1 Kependidikan BK-STKIP Wijaya Bakti tahun 1993
– Lulus S2 STIE Jagakarsa jurusan Manajemen SDM tahun 2000
– Masih mengikuti kuliah S3 jurusan manajemen pendidikan – UNPAK, Bogor
Berbekal pendidikan yang tinggi, Suta berhasil mendapat pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimilikinya. Dia mendapat kesempatan untuk menjadi guru seni rupa dan guru BK. Lebih jauh lagi, dia berhasil menapaki karirnya hingga menjadi kepala sekolah. Kemampuan dia mengelola pendidikan di sekolah formal, membuatnya dipercaya menggagas lahirnya sejumlah sekolah baru di Kota Bekasi.
Kini Suta bersama keluarga tinggal di Kampung Kranggan RT 03 RW 09, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi. Di wilayah Kota Bekasi, dia dikenal sebagai tokoh budaya Kranggan, yakni orang yang menguasai berbagai adat istiadat masyarakat Kampung Kranggan, Kota Bekasi.