You are currently viewing Abah Jamhari Sakti : Pendiri Penca Silat Beruu sakti

Abah Jamhari Sakti : Pendiri Penca Silat Beruu sakti

Abah Jamhari Sakti : Pendiri Penca Silat Beruu sakti
Oleh:
Ani Rostiyati
(BPNB Prov. Jabar)

Salah satu tokoh budaya yang cukup berperan dan dikenal oleh masyarakat Cilegon adalah Abah Jamhari Sakti. Beliau adalah seorang pemuka agama, seniman, guru silat, pembuat golok Cilegon, dan pencipta senam tarik urat. Sudah banyak penghargaan yang diperoleh dan cukup aktf dalam memajukan kebudayaan kota Cilegon. Bapak Jamhari lahir di Cilegon tanggal 10 Januari 1952 dan sekarang tinggal di Kampung Panaungan Kelurahan Tubang Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon. Sebagai seniman bapak Jamhari aktif dalam melatih dan membina kesenian debus, kasidahan, patingtung, bendrong lesung, dan pencak silat berru sakti. Pendek kata bapak Jamhari ini aktif dan berperan dalam seni budaya di Cilegon.
Salah satu seni yang dikembangkan bapak Jamhari Sakti adalah penca Silat Beruu Sakti. Beliau adalah pendiri perguruan pencak silat Berru Sakti yang didirikan sejak tahun 1980 dan sampai sekarang cukup aktif dalam mendidik generasi muda belajar silat. Muridnya kurang lebih 1000 yang tersebar dalam 4 cabang Berru Sakti yakni Berru sakti Penahan, Kubang Welut, Delingseng, Kopo, dan Dukuh.
Penca silat Berru Sakti adalah ilmu bela diri yang diciptakan dengan menirukan gerakan binatang yang ada di alam sekitarnya, yakni seperti gerakan kera (berru). Dalam perkembangannya mengadopsi teknik-teknik lainnya, tidak hanya yang terdapat dari Banten, tetapi terjadi proses asimilasi dari teknik-teknik mancanegara lainnya seperti dari negeri Cina dan beladiri Eropa lainnya. Bela diri tersebut berfungsi sebagai pembelaan diri terutama serangan dari binatang buas dan serangan orang atau kelompok lain (musuh). Padepokan pencak silat Berru Sakti terletak di Kecamatan Ciwandan Desa Panaunan Kota Cilegon.
Menurut sejarahnya pencak silat Berru Sakti dikisahkan ada seorang peladang yaitu Ibu Melati, saat berjalan ke ladang melihat perkelahian dua ekor binatang berru (kera) dengan macan. Kemudian ibu Melati tidak jadi melanjutkan ke ladang tetapi pulang ke rumah dan mempraktikan cara dengan segala macam teori yang dilakukan oleh binatang berru tadi. Akhirnya terciptalah jurus pencak silat Berru Sakti, hasil dari gerak kedua binatang tersebut yang diambil manfaatnya. Ilmu tersebut diturunkan kepada anaknya yaitu Bapak Ahmad dan saat bapak Ahmad meninggal kemudian selang beberapa tahun diturunkan kepada bapak Salim dan bapak Zuhri. Bapak Zuhri inilah yang mendidik bapak Jamhari Sakti untuk mendirikan perguruan penca silat Berru Sakti.

Leave a Reply