You are currently viewing Pengumuman Pemenang, Tandai Usainya Festival Dalang Bocah 2016

Pengumuman Pemenang, Tandai Usainya Festival Dalang Bocah 2016

Jakarta — Festival Dalang Bocah (FDB) dan Festival Dalang Muda (FDM) Tingkat Nasional 2016 resmi ditutup. Hal tersebut ditandai dengan diumumkannya nama-nama pemenang festival di halaman utama Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta, Minggu (20/11).

Para pemenang dari masing-masing festival terbagi atas beberapa kategori, di antaranya Kategori Dalang Mumpuni, Penyaji Lakon Terbaik, Penyaji Catur Terbaik, Penyaji Sabet Terbaik, Penyaji Humor Terbaik, dan Penyaji Penguasaan Iringan Terbaik.

Ketua festival Bambang Murtiyoso menjelaskan, FDB dan FDM tahun ini meningkat tajam. “Tak hanya dari segi kuantitas pendalang saja, tetapi juga kualitas para peserta dan antusiasme penonton yang hadir untuk menyaksikan acara ini,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, keterampilan merupakan hal dasar yang harus dimiliki oleh seorang dalang, seperti bagaimana membawakan lakon, improvisasi cerita, sabet wayang, sampai kepada penguasaan iringan gamelan. “Keterampilan itu penting sekali. Itu harus sesuai dengan minat pendalang, jangan dipaksakan oleh mentor atau orang tua. Sebab, keterampilan yang dimiliki pendalang tersebutlah yang akan menjadi karakter dari pendalang itu sendiri,” paparnya.

Senada dengan Bambang, Ketua Umum PEPADI, Kondang Sutrisno juga menitipkan harapan kepada para pendalang cilik tersebut. “Bagi saya, semua peserta adalah juara. Mereka adalah orang-orang pilihan dari propinsinya masing-masing. Ada yang hadir dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan bahkan NTB. Tetaplah menjadi diri sendiri saat memainkan lakon, jaga dan lestarikan budaya Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Kondang.

Usai menyampaikan sambutan, didampingi dewan juri, Kondang memberikan piagam penghargaan kepada seluruh pemenang festival. Para pemenang dari kategori Penyaji Terbaik dan Dalang Mumpuni mendapatkan hadiah berupa piagam, tropi, dan uang pembinaan dari PEPADI Pusat.

Menutup acara, Kondang memberikan hadiah kepada masing-masing peserta festival berupa wayang kulit sesuai dengan karakter yang biasa dimainkan. “Saya memberikan ini khusus kepada kalian. Saya tahu karakter permainan kalian, jadi semoga hadiah ini bisa mewakili dan bisa dimainkan di manapun kalian pentas,” pesannya kepada para peserta.

This Post Has One Comment

  1. Bay

    Wah ternyata masih ada acara seperti ini.. Keren, semoga terus berlanjut..

Tinggalkan Balasan