Sabtu, September 26, 2020

Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah sebuah lembaga unsur pelaksana dari sebagian tugas pokok dan fungsi departemen yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas dari Direktorat Jenderal Kebudayaan adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan, seperti kesenian, tradisi, sejarah, cagar budaya, permuseuman, dan warisan budaya.

Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas:

  1. Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan;
  2. Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan;
  3. Direktur Pelindungan Kebudayaan;
  4. Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan;
  5. Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru; dan
  6. Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat.

VISI & MISI

Visi Bidang Kebudayaan :

“Terbentuknya Insan dan Ekosistem Kebudayaan yang Berkarakter Dengan Berlandaskan Gotong Royong”.

Rumusan Visi :

Insan Kebudayaan: Seluruh pemangku kepentingan bidang kebudayaan yang meliputi: pelaku budaya, pengelola budaya dan masyarakat.
Ekosistem Kebudayaan :
  1. Warisan dan Karya Budaya
  2. Masyarakat
  3. Industri
  4. Organsasi Profesi
  5. Pemerintah
  6. Keluarga
  7. Pelaku Budaya
  8. Pengelola Budaya
  9. Institusi Pendidikan
  10. Sarana Prasarana Budaya
  11. Tata Kelola
  12. Media
Memiliki 8 (delapan) nilai :
  1. Memiliki Intergritas
  2. Kreatif dan Inovatif
  3. Inisiatif
  4. Pembelajar
  5. Menjunjung Meritokrasi
  6. Terlibat Aktif
  7. Tanpa Pamrih
  8. Apresiatif
BERLANDASKAN GOTONG ROYONG :

Mewujudkan sikap dan semangat kebersamaan oleh banyak pihak secara sadar, sukarela, merasa turut berkepentingan, serta dengan keinginan saling menolong.

Misi :

  1. Mewujudkan insan budaya yang kuat, tangguh dan berkarakter.
  2. Mewujudkan pelestarian nilai sejarah dan warisan budaya yang berkelanjutan.
  3. Mewujudkan inovasi dan kreativitas karya budaya yang berdaya saing.
  4. Mewujudkan diplomasi budaya yang efektif dan produktif.
  5. Mewujudkan penguatan tata kelola serta peningkatan efektifitas birokrasi dan pelibatan publik.

Tujuan Pembangunan Bidang Kebudayaan :

  1. Peningkatan kapasitas dan peran insan budaya dalam melestarikan kebudayaan.
  2. Peningkatan pelestarian warisan budaya (benda dan tak benda).
  3. Peningkatan daya saing karya budaya melalui inovasi dan kreativitas.
  4. Peningkatan diplomasi budaya yang efektif dan produktif.
  5. Peningkatan sistem tata kelola yang transparan dan akuntebel dengan melibatkan publik.

STRUKTUR ORGANISASI

Menteri

Nadiem Makarim, B.A, M.B.A

Direktur Jenderal Kebudayaan

Dr. Hilmar Farid

Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan

Dra. Sri Hartini, M.Si

Kepala Subbagian Tata Usaha

Fatwa Yulianto, S.H., M.H.

Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan

Judi Wahjudin, S.S., M.Hum.

Kepala Subbagian Tata Usaha

Muhammad Ikbal, S.Hum

Direktur Pelindungan Kebudayaan

Drs. Fitra Arda, M.Hum.

Kepala Subbagian Tata Usaha

Rusmiyati, S.S., M.Hum

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan

Dr. Restu Gunawan, M.Hum.

Kepala Subbagian Tata Usaha

Ike Rofiqoh Fazri, S.H.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru

Ahmad Mahendra, S.Sos.

Kepala Subbagian Tata Usaha

Pandu Pradana, S.Sos.

Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat

Sjamsul Hadi, S.H., M.M.

Kepala Subbagian Tata Usaha

Endah Budi Heryani, S.S., M.M.

Kepala Museum Nasional

Drs. Siswanto, MA

Kepala Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti

Dra. Dewi Murwaningrum, M.Hum

Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Drs. Suharja

Kepala Museum Kebangkitan Nasional

Drs. Agus Nugroho, M.M

Kepala Museum Basuki Abdullah

Maeva Salmah, M.Si.

Kepala Museum Sumpah Pemuda

Titik Umi Kurniawati, S.Sos.

Kepala Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Drs. Harry Trisatya W, M.A

Kepala Galeri Nasional Indonesia

Drs. Pustanto, M.M

Kepala BPSMP Sangiran

Iskandar Mulia Siregar, S.Si

Kepala BK Borobudur

Wiwit Kasiyati, S.S, M.A

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh

Drs. Nurmatias

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi

Agus Widiatmoko, S.S

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat

Drs. Teguh Hidayat, M.Hum

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten

Dra. Rusmeijani Setyorini

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah

Sukronedi, S.Si., M.A

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta

Dra. Zaimul Azzah, M.Hum

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur

Drs. Zakaria Kasimin

Kepala Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali

Dra. Ni Komang Aniek Purniti, M.Si

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur

Drs. Muslimin, M.Hum

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan

Drs. Laode Muhammad Aksa, M.Hum.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo

Drs. Mohammad Natsir, M.Pd

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara

Drs. Muhammad Husni, M.M

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh

Irini Dewi Wanti, SS., M.SP

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kep. Riau

Drs. Toto Sucipto

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat

Drs. Suarman

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat

Jumhari, S.S

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Yogyakarta

Dra. Dwi Ratna Nurhajarini, M. Hum

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali

I Made Dharma Suteja, SS., M.Si

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kalimantan Barat

Dra. Hendraswati

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Selatan

Andi Syamsu Rijal, S.S, M.Hum

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Utara

Apolos Marisan, S.Sos

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Maluku

Drs. Rusli Manorek

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Papua

Plt. Desy Polla Usmany, S.S

KEBIJAKAN PRIVASI

  • Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia secara mutlak memiliki kewenangan untuk menambah, mengurangi, mengubah dan mempublikasikan pengumuman, berita, serta informasi budaya pada laman website kebudayaan.kemdikbud.go.id
  • Hak cipta atas segala tautan artikel, logo, foto, video yang ada dalam laman website kebudayaan.kemdikbud.go.id dimiliki secara penuh oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Dalam melakukan publikasi, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia antara lain didasarkan pada kutipan yang diambil dari sumber-sumber yang telah diakui keabsahannya.
  • Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tidak bertanggung jawab apabila di kemudian hari ditemukan kesalahan pada isi dari sumber tersebut.
  • Segala bentuk saran, pertanyaan, ataupun unduhan yang berkaitan dengan tautan artikel, logo, pengumuman, foto, video dalam laman website kebudayaan.kemdikbud.go.id dapat disampaikan melalui email kebudayaan@kemdikbud.go.id