Profil Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2016

0
1742

Yophie Septiady

Lahir di Jakarta pada tanggal 28 September 1971. Mendapatkan gelar sarjananya di jurusan arsitektur Universitas Pancasila pada tahun 1995 dan mendapatkan gelar Doktor Antropologi di Universitas Indonesia pada tahun 2007.  Saat ini beliau aktif sebagai dosen Program Pascasarjana Kajian Wilayah Perkotaan Universitas Indonesia, Program Pascasarjana Seni Urban dan Industri Budaya Institut Kesenian Jakarta, Program Studi Arsitektur, Psikologi dan Pariwisata Universitas Pancasila. Beliau juga sebagai Kepala Puslitbang Institut Kesenian Jakarta. Dalam Tim ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia beliau merupakan ahli di bidang arsitektur tradisional dan “folklor”.

Wa Ode Siti Marwiyah Sipala

Lahir di  Raha – Muna, Sulawesi Tenggara, 19 Februari 1953. Menyelesaikan studi di Akademi Tari Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (1977). Beasiswa Asian Cultural Council – USA, menjadi mahasiswa luar biasa di Dance Departmen New York Univ-USA (1982–1983). Menyelesaikan studinya di Jurusan Penciptaan Tari-Institut Kesenian Jakarta (1998). Menyelesaikan Pasca Sarjana bidang Kajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa Universitas Gajah Mada-Yogyakarta (2006). Pengajar di Fakultas Seni Pertunjukan IKJ ini, menerima Anugerah Seni dari The American Indonesia Friendship.Inc – USA (1977), Dewan Kesenian Jakarta (2010), Anida Award, Makassar- Sulawesi Selatan (2011), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2015). Sejak 2006 menjadi Tim Penilai penerima Anugrah Seni Kemendikbud dan sejak 2013 menjadi Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia di bidang Seni Pertunjukan.

Mu’jizah

Lahir di Jakarta 19 Agustus 1961, adalah staf peneliti di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Saat ini  menjabat sebagai Kepala Bidang Pengkajian Bahasa dan Sastra di lembaga tersebut. Pendidikan S1–S3 diperoleh dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (dahulu Fakultas Sastra), Universitas Indonesia. Dia juga menjadi pengajar luar biasa  di FIB Universitas Indonesia dan Universitas Paramadina, Jakarta. Dalam Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia beliau merupakan ahli di bidang permainan tradisional.

Linda F. Rachmat

Lahir di Bogor 20 Mei 1950 adalah pakar kuliner yang pernah menjabat sebagai Managing Editor di majalah Femina serta Eksekutif Manager di PT. Nestle Indonesia. Beliau mendapatkan gelar sarjana di bidang Sastra Perancis di Universitas Padjajaran dan program Master di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti. Selain itu beliau juga menjadi juri Pangan Kementerian Perdagangan, anggota tim penilai penerima Anugerah Budaya Tingkat Nasional untuk Bidang Pelestari Makanan Tradisional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Indonesia beliau adalah ahli di bidang kuliner.

Ananda Moersid

Dr. Ananda Feria Moersid, MSi lahir di Probolinggo 1946 lulus sarjana program Desain Interior pada Fakultas Seni  dan Desain, Institut Teknologi Bandung (1973) melanjutkan jenjang Magister Antropologi, Universitas Indonesia (2002) dan Doktor Antropologi, Universitas Indonesia (2007). Saat ini menjabat ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Kesenian Jakata (IKJ) dan redaktur utama Jurnal Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta “Warna”. Ia juga aktif dalam “Himpunan Pencinta Kain Adati Wastraprema” (The Indonesian Traditional Textiles Society) sebagai  dewan editor “Jurnal Wastra”. Ananda Feria Moersid dapat dihubungi melalui anandamoersid@yahoo.com

Hilarius Swamin Taryanto

Lahir di Yogyakarta pada 21 Oktober 1956 adalah peneliti serta dosen di Universitas Indonesia. Beliau menyelesaikan program sarjana antropologi di Universitas Indonesia, Pada tahun 2001 ia mulai mengambil program Pascasarjana Pengkajian Seni dan Pertunjukan dan Seni Rupa di Universitas Gadjah Mada. Saat ini aktif mengajar di Universitas Indonesia di bidang Pengantar Antropologi, Folklor Indonesia, Sistem Budaya Indonesia, Cerita Prosa Rakyat dan Antropologi Kesenian. Dalam Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda beliau adalah ahli folklore.

Y Argo Twikromo

Lahir di Purwokerto, 31 Mei 1964. Mendapatkan gelar Sarjana Antropologi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada pada tahun 1989. Gelar Master nya diperoleh pada tahun 1998 di Department of Anthropology and Sociology, Ateneo de Manila University. Sedang gelar doctor di bidang Antropologi diperoleh di Radboud University Nijmegen, Belanda pada tahun 2008. Saat ini beliau mengajar di Fisip Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan FIB Universitas Gadjah Mada.  Menjadi Ketua Pusat Studi Kawasan Indonesia Timur (PUSKIT), Universitas Atma Jaya Yogyakarta sejak Juni 2014 sampai sekarang dan menjadi Ketua II Dewan Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2014-2018. Dalam Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda, beliau merupakan ahli di bidang upacara adat dan tradisi.

TINGGALKAN KOMENTAR