Apresiasi Pemenang Lomba Pidato Bahasa Indonesia

0
1814

Merayakan Kebanggaan pada Bahasa Indonesia

Jamuan Makan Malam Selamat Datang di Hotel Millenium

Dalam rangka memperluas penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan internasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri mengadakan lomba pidato Bahasa Indonesia di 18 negara akreditasi Atase Pendidikan dan Kebudayaan dan Rumah Budaya Indonesia yaitu Amerika Serikat, Australia, Arab Saudi, Belanda, Filipina, India, Jepang, Jerman, Malaysia, Mesir, Myanmar, Papua Nugini, Perancis, Republik Rakyat Tiongkok, Singapura, Thailand, Timor Leste dan Turki. Pada lomba yang diselenggarakan di bulan Juni hingga Juli tersebut, telah terpilih dua orang pemenang yang mendapatkan hadiah berupa paket perjalanan ke Indonesia. Mereka akan berpartisipasi dalam acara “Apresiasi Pemenang Lomba Pidato Bahasa Indonesia” pada tanggal 15-21 Agustus 2016 di Jakarta dan Yogyakarta.

Selama berada di Indonesia, tiga puluh enam peserta tersebut diajak untuk belajar budaya Indonesia melalui berbagai aktivitas seperti kunjungan ke sejumlah museum, situs warisan dunia UNESCO, workshop budaya serta menyaksikan berbagai pertunjukan seni. Selain itu, mereka berkesempatan untuk turut menghadiri upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2016. Pada hari terakhir, para peserta akan berkunjung ke Omah Kecebong, Yogyakarta untuk menikmati keindahan alam pedesaan dan kebun hortikultura sekaligus mengikuti jamuan makan malam perpisahan.

Kunjungan Budaya ke TMII

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mendalam mengenai kebudayaan Indonesia dan kehidupan sosial yang melingkupinya. Disamping itu, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan bahwa kegiatan ini juga ditujukan untuk mengapresiasi kemampuan yang mereka miliki dalam penguasaan Bahasa Indonesia sehingga diharapkan mereka dapat semakin mencintai Bahasa Indonesia bahkan turut menyebarluaskan pengajaran Bahasa Indonesia di negara asal mereka. Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan telah diagendakan menjadi kegiatan rutin setiap tahun.