Mahasiswa UNIPMA Menimba Ilmu di Sangiran

0
1176

Museum Manusia Purba Klaster Krikilan menjadi sasaran Praktek Kuliah Lapangan (PKL) yang dilaksanakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI (UNIPMA) Madiun. PKL ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Desember 2019 dengan 36 mahasiswa dengan 2 dosen pendamping.
Pada kesempatan ini, rombongan diajak memahami tentang Sangiran pada sesi di dalam ruang sebelum berkeliling museum. Film berjudul, ”Sangiran untuk Dunia” menjadi sumber pertama rombongan untuk ”berkenalan” dengan Sangiran. Film ini mengisahkan tentang Situs Sangiran seluas 59,21 km2 yang dihuni masyarakat dengan potensi arkeologi yang begitu besar. Masyarakat yang hidup di tengah situs merupakan sebuah tantangan tersendiri.
Bagaimana masyarakat mampu memberikan konstribusi dalam upaya pelestarian Situs Sangiran sekaligus mampu memberdayakan mereka dengan kehadiran Situs Sangiran beserta potensinya. Potensi arkeologi tersebut wajib dilestarikan dan dipelihara berbagai pihak. Diperlukan kesadaran masyarakat untuk berperan dalam menjaga kelestarian Situs Sangiran yang merupakan titipan generasi selanjutnya.
Gerak langkah masyarakat yang hidup di tengah Situs Sangiran perlu mendapat perhatian khusus, membuat masyarakat sadar bahwa peran mereka begitu bermanfaat bagi kelestarian Situs Sangiran. Masyarakat perlu memahami kehidupan mereka di tengah Situs Sangiran harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi upaya pelestarian.
Masyarakat dapat memanfaatkan museum untuk menjadi tambahan penghasilan sekaligus wahana eksistensi diri dalam menciptakan pariwisata. Seperti kisah hidup Homo erectus yang mampu mendatangkan wisatawan untuk menikmati pengetahuan di Sangiran. Masyarakat bergerak dalam bidang industri rumah tangga guna memberikan suvenir bagi pengunjung.
Di tengah Situs Sangiran, anak usia sekolah mengenyam pendidikan yang sudah dapat meningkatkan angka melek huruf. Berbagai aktivitas masyarakat diperlihatkan dalam film ini. Hal ini untuk memberi penguat dalam dialog dan mampu memberi gambaran bagi penonton.
Setelah menyaksikan film, rombongan diberikan buku untuk menambah pengetahuan sehingga dapat menjadi tambahan wawasan. Jurnal No. 8 Tahun 2019, Katalog Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Ngebung dan Dayu menjadi buku terbitan yang dibawa pulang. “Terima kasih atas bukunya”, seru Joko Widiyanto, S.Pd., M.Pd. selaku salah seorang dosen pendamping.


Menikmati museum dengan segala koleksinya merupakan kegiatan yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan rombongan. “Tahun lalu saya mengajak mahasiswa kemari tetapi tidak menyaksikan film dan tidak dapat buku seperti ini, Insyallah tahun depan kami kembali menimba ilmu disini”, janji Joko.
Sebuah janji untuk menuntaskan dahaga akan pengetahuan rombongan yang merupakan mahasiswa semester 5. “PKL ini diadakan dalam rangka mata kuliah Evolusi”, jelas Joko mengakhiri kunjungan. (Wiwit Hermanto)