Sesuai dengan tugas dan fungsi BPNB Bandung sebagai salah satu instansi di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berupaya melestarikan aset-aset nilai sejarah dan budaya di wilayah kerjanya, upaya yang dilakukan di antaranya melakukan sosialisasi aset budaya kepada masyarakat baik dalam bentuk kegiatan indoor maupun outdoor.

Kegiatan outdoor yang dilakukan oleh BPNB Bandung seperti jejak tradisi daerah dan lawatan sejarah, telah dikenal luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan interaksi antara peserta dan masyarakat dapat lebih intens. Kegiatan jejak tradisi daerah dan lawatan sejarah yang dilaksanakan pada tahun 2015 misalnya, para peserta menggunakan moment kegiatan ini untuk mengetahui dan memahami mengenai sejarah dan kearifan lokal di lokasi kunjungan. Selain melakukan kunjungan, para peserta juga menampilkan kebolehannya dalam berkarya dalam sebuah wadah bernama pentas seni yang juga mendapat respek dari masyarakat.

https://youtu.be/nIqfbEqWpEc

Selain melaksanakan dua kegiatan di atas, upaya untuk “menyapa masyarakat” agar mengetahui, memahami dan tertarik dalam melestarikan sejarah dan budaya, juga dilakukan pada momen-momen hari besar. Dimulai pada tahun 2015, hari kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen pertama yang diwujudkan dalam kegiatan bertema kemeriahan sekaligus pelestarian. Ada dua kegiatan, yaitu lomba permainan tradisional dan penayangan film nasional oleh bioskop keliling yang berlokasi di halaman gedung BPNB Bandung.

https://www.youtube.com/watch?v=KceWxgsGQ2g

Peserta dan penonton berasal dari masyarakat yang berada di lingkungan gedung BPNB Bandung. Di luar dugaan, animo masyarakat untuk menjadi peserta lomba ternyata cukup besar sehingga jatah waktu yang diperkirakan selesai sebelum pukul 13.00 WIB terpaksa diperpanjang untuk menampung seluruh peserta lomba. Adapun penayangan film dilaksanakan pada malam hari yang di antaranya menampilkan film berjudul naga bonar jadi 2.