Jejak Tradisi Nasional

Kegiatan Jejak Tradisi Nasional atau yang biasa disingkat dengan Jetranas, merupakan kegiatan tahunan berskala nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud. Untuk tahun ini, Jetranas 2018 dilaksanakan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, dengan tema: “Menjunjung Tinggi Toleransi dalam Kebinekaan.”

Jetranas dilaksanakan pasca terselenggaranya kegiatan Jejak Tradisi Daerah (Jetrada) di masing-masing wilayah kerja 11 unit Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) yang tersebar di seluruh Indonesia. Seluruh peserta Jetranas berasal dari siswa/i yang telah mengikuti dan lolos seleksi pada kegiatan Jetrada di masing-masing wilayah kerja BPNB tersebut. Sebagaimana Jetrada yang telah diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB Aceh) tahun 2018 di Kabupaten Bireuen, telah terpilih tujuh orang siswa/i untuk mewakili BPNB Aceh pada perhelatan nasional tersebut.

(Untuk Jetrada 2018 di Kabupaten Bireuen silahkan buka link berikut: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh/etnografi-digital-belajar-tradisi-memanfaatkan-teknologi/)

Selain ketujuh siswa/i yang telah lolos seleksi pada Jetrada 2018 di Kabupaten Bireuen, ada dua orang siswi tambahan yang merupakan peserta lolos seleksi pada Jetrada 2017 yang ikut serta pada Jetranas tahun ini. Seharusnya mereka mengikuti Jetranas di tahun 2017 yang lalu, akan tetapi karena di tahun 2017 kemarin Jetranas ditiadakan karena sesuatu hal, maka mereka yang lolos seleksi untuk Jetranas 2017 yang lalu diikutsertakan pada Jetranas 2018 ini.

Para peserta yang mewakili BPNB Aceh pada Jetranas 2018 di Pontianak.
Para peserta siswa/i perwakilan Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB Aceh) pada Jetranas 2018 di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun nama-nama para peserta Jetranas 2018 yang diutus mewakili BPNB Aceh adalah: Nadia Rizkina (MAN Model Banda Aceh); Shinta Amelia Adhesty (SMAN 1 Babalan); Arya Yudha Aditya (SMAN 4 Medan); Ahmad Farhan (SMAN 1 Takengon); Cici Astuti (SMKN 1 Peusangan); Farah Rozana (SMAN 1 Nagan Raya); Rendi Ramadhan Putra (SMAN 1 Bukit Bener Meriah); dan dua orang siswi peserta Jetrada 2017 yaitu Qanitah Zakwani Hakim (SMAN 2 Langsa) dan Nurul Aulia Novifani (SMKN 1 Beringin).

Empat Hari Menjajaki Tradisi

Selama empat hari sejak tanggal 08 Mei 2018 sampai dengan tanggal 12 Mei 2018, kesembilan siswa/i perwakilan dari BPNB Aceh ini mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jetranas 2018 di Kota Pontianak dengan tertib. Pada hari pertama, lengkap dengan pakaian tradisonal daerah masing-masing, para siswa/i tersebut dengan riang gembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembukaan.

Pada hari kedua mereka mengunjungi rumah betang dayak, rumah melayu dan Vihara Bodhisatva Karaniya Metta. Disela-sela waktu kunjungan mereka melakukan observasi sebagai bahan penyusunan makalah yang sesuai dengan pokok bahasan yang telah ditentukan oleh panitia. Keesokannya mereka melanjutkan kunjungan ke Tugu Khatulistiwa, Museum Negeri Provinsi Kalimantan Barat, dan Pasar PSP Pontianak.

Di hari terakhir para peserta yang telah menyelesaikan makalah, masing-masing mempresentasikannya di hadapan dewan juri sampai dengan sore hari. Para pemenang diumumkan pada saat acara penutupan dimalam harinya setelah pagelaran seni multietnik yang disajikan para peserta. Tampil sebagai pemenang pada Jetranas 2018 ini adalah: BPNB Bali sebagai terbaik pertama; BPNB Kepri terbaik kedua; dan BPNB Yogyakarta sebagai terbaik ketiga.

🙂