Peringatan Hari Guru Nasional

0
569

Pada setiap kata yang kami tuliskan, ada pahala guru. Pada setiap karya yang kami lakukan, ada sidik jari jasa guru. Apresiasi kami bagi seluruh Guru, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan, atas semua inspirasi dan karya yang dipancarkan di ruang-ruang pembelajaran. Dengan rendah hati atas nama pemerintah, saya ingin kembali sampaikan rasa hormat dan terima kasih sedalamnya.”

(Kutipan Pidato Anies Baswedan, Mendikbud RI, pada peringatan Hari Guru Nasional)

Hari Guru Nasional
Upacara Peringatan Hari Guru Nasional di halaman Benteng Ujungpandang

Para pegawai di lingkungan Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar, Balai Arkeologi Makassar dan Balai Bahasa Makassar, sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pada 25 November 2015 mengadakan upacara peringatan Hari Guru Nasional di halaman Benteng Ujungpandang. Pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan dibacakan oleh Kepala Seksi Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, selaku Pembina upacara. Pada pidatonya tertulis, Ki Hadjar Dewantara menyebut tempat belajar sebagai taman sehingga pendidikan harus menjadi sebuah proses pembelajaran menyenangkan walau penuh tantangan. Pendidikan tidak seharusnya terasa sebagai penderitaan. Sekolah harus terasa menyenangkan.

Selanjutnya, Mendikbud dalam pidatonya juga turut menghimbau “Ibu dan Bapak Guru untuk sama-sama menunjukkan pada bangsa tercinta ini bahwa guru Indonesia adalah guru pembelajar. Guru yang selalu hadir sebagai pendidik dan pemimpin bagi anak didiknya. Guru yang hadir mengirimkan pesan harapan. Guru yang makin menjadi contoh tentang ketangguhan, optimisme dan keceriaan.”

Selamat Hari Guru dan selamat berkarya!