Jelajah Purbakala Pramuka Saka Widya Budaya Bakti Gorontalo

0
1519
Dr. H. Weni Liputo, M.M selaku Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo memberikan sambutannya dan membuka Jelajah Purbakala yang didampingi oleh Drs. Zakaria Kasimin selaku Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo (BPCB Gorontalo, 2017).

Dalam rangka pengenalan keberadaan dan arti penting cagar budaya, serta melakukan sosialisasi Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo melaksanakan kegiatan Jelajah Purbakala dengan tema “Cinta Cagar Budaya, Cinta Indonesia”. Dengan tujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dan pelajar untuk ikut serta dalam menyelamatkan dan melestarikan benda-benda cagar budaya yang tersebar di seluruh Indonesia pada umumnya dan provinsi Gorontalo pada khususnya.

Pembukaan Jelajah Purbakala diikuti dari peserta Pramuka Saka Widya Budaya Bakti Gorontalo (BPCB Gorontalo, 2017)

Kegiatan ini diperuntukan bagi pelajar SMA sederajat se-provinsi Gorontalo, yang dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 09 -12 Oktober 2017 yang bertempat di LPMP Provinsi Gorontalo. Jelajah Purbakala dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Dr. H. Weni Liputo, MM dan didampingi oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo Drs. Kasimin Zakaria serta Kepala Kantor Bahasa Dr. Sukardi Gau, M.Hum, dan Kepala LPMP Provinsi Gorontalo diwakili oleh Kepala seksi Data dan Informasi LPMP Gorontalo.

Pengenalan Cagar Budaya melalui peran penting pendokumentasian (BPCB Gorontalo, 2017)

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 132 orang yang meliputi 120 orang pelajar SMA sederajat dan 12 orang guru sebagai pendamping yang tergabung dalam kepramukaan di sekolah masing-masing. Jelajah purbakala ini dikemas dalam 3 bentuk kegiatan yaitu kegiatan kelas untuk memberikan materi tentang pengantar, kebijakan, metode, dan pelestarian cagar budaya; kegiatan ekskursi untuk memberikan pengenalan objek-objek sejarah, cagar budaya dan museum terhadap para pelajar; praktikum untuk praktek-praktek melestarikan cagar budaya sesuai dengan metode dalam bentuk permainan.

(Penulis. Andi Muliadi).