Rakor 2016 Tingkatkan Pelibatan Publik dalam Membangun Ekosistem

0
273

Jakarta – Dalam hitungan minggu, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan siap melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan 2016. Hari ini, bertempat di Ruang Sidang Direktorat Jenderal Kebudayaan, rapat pemantapan Rakor 2016 kembali digelar. Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, secara langsung memimpin jalannya rapat.

RR 4

Mengawali rapat, Kasubbag Program dan Anggaran Syukur Asih Suprojo memaparkan detail pelaksanaan acara secara menyeluruh. Selanjutnya, disusul oleh paparan dari Sekretaris Jenderal Kebudayaan Nono Adya Supriyatno terkait konten Rakor dan narasumber utama yang hadir. Beliau mengharapkan dapat mengundang narasumber inspiratif yang berasal dari luar birokrasi, “akan lebih baik jika mengundang pembicara atau komunitas inspiratif dari luar birokrasi, agar bisa memberi pencerahan dan sudut pandang baru terhadap kita,” ujarnya bersemangat.

RR 1

Rapat pemantapan Rakor Pusat dan Daerah Bidang Kebudayaan kali ini, diwarnai berbagai aspirasi dari perwakilan Direktorat. Beberapa peserta rapat menyepakati poin pelibatan publik dalam gelaran kali ini. Hal tersebut diperkuat dengan penjelasan Hilmar Farid, “Saya membayangkan apa yang dibicarakan dalam Rakor nanti, dapat mewarnai pelaksanaan kegiatan kebudayaan ke depannya. Peserta yang pulang harapannya akan membawa segudang agenda untuk segera diaplikasikan,” jelasnya.

RR 3

Rencananya, Rakor akan digelar pada 22-24 Maret, di Solo, Jawa Tengah dengan tema “Meningkatkan Pelibatan Publik dalam Membangun Ekosistem Kebudayaan di Pusat dan Daerah”.