You are currently viewing [HARUS KAMU TAHU : Kisah Nasi Goreng, Menu Sahur Saat Penyusunan Naskah Proklamasi]

[HARUS KAMU TAHU : Kisah Nasi Goreng, Menu Sahur Saat Penyusunan Naskah Proklamasi]

Siapa yang tidak mengenal nasi goreng ? makanan sederhana yang akrab di lidah orang Indonesia ini ternyata menjadi salah satu “saksi” dalam proses perumusan naskah proklamasi kemerdekaan lho, #SahabatMunasprok.

Bung Hatta dalam buku Sekitar Proklamasi (1981) mengisahkan bahwa para tokoh yang terlibat dalam proses perumusan naskah proklamasi, dihantui rasa lapar begitu rupa. Karena, selama dalam perjalanan jauh dari Rengasdengklok ke Jakarta tak ada bekal yang sempat disantap oleh mereka.

Setibanya di Jakarta, belum sempat menghela nafas sejurus kemudian mereka terlibat perdebatan sengit dengan perwakilan Gunseikan, Mayor Jenderal Nishimura terkait dengan janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Akhirnya dengan kesadaran penuh, melalui rapat di rumah Laksamana Maeda semua golongan baik tua dan muda mencapai kesepakatan untuk mewujudkan sendiri proklamasi yang telah lama diidamkan, tanpa menunggu realisasi janji Jepang.

Maeda sendiri sebelum beranjak ke lantai dua rumahnya, sempat berpesan kepada para stafnya agar menjamu tamu-tamu beliau. Nyatanya, hal itu di terjemahkan dengan baik oleh Satsuki Mishima (Kepala Staf Bagian Rumah Tangga Maeda). Seperti dilansir dalam harian Pos Kota terbitan 18 Agustus 1984, ia yang mengetahui sebagian besar peserta rapat adalah muslim yang akan menjalankan ibadah puasa, berinisiatif membuatkan menu makan sahur berupa nasi goreng, disertai beberapa menu lain berupa ikan sarden, telur dan roti.

Setelah makan sahur dan berpamitan kepada Maeda, Soekarno dan Hatta kembali ke rumahnya masing-masing. Hanya beristirahat beberapa jam saja, mereka akan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Pada 9 Ramadhan 1364 Hijriah atau 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB, Soekarno membacakan teks Proklamasi sebagai penanda kemerdekaan Indonesia. Bendera Merah Putih jahitan Fatmawati pun berkibar di depan rumah.

Materi dan desain visual @ombalee
(S-1 Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Jakarta)

#HarusKamuTahu

Tinggalkan Balasan