Senin, Museum Manusia Purba Sangiran Tutup

0
1152

Hari Senin adalah hari libur untuk Museum Manusia Purba Sangiran dan merupakan hari penuh semangat untuk membersihkan materi pamer yang ada di museum. Selama 6 hari buka dan dikunjungi masyarakat, banyak koleksi yang kotor dan berdebu sehingga perlu dibersihkan selain juga dimanfaatkan guna pengecekan fasilitas museum.
Kesempatan ini dimanfaatkan petugas untuk perawatan dan pembersihan yang pada akhirnya berdampak positif bagi koleksi dan juga kenyamanan pengunjung. Seperti Senin 15 Januari 2018, petugas begitu sibuk melakukan perawatan dan pembersihan terhadap koleksi yang berdebu dan juga melakukan pemeliharaan terhadap fosil yang disajikan untuk pengunjung.
Di Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Krikilan, hari Senin ini petugas memusatkan perhatian untuk membersihkan fosil, salah satunya fosil gading dan tulang paha gajah purba yang dapat disentuh oleh pengunjung guna mengajak mereka ke era gajah purba itu hidup sekitar 700 ribu-300 ribu tahun silam. Display fosil gajah ini merupakan fosil yang kuat sehingga diperbolehkan untuk disentuh pengunjung namun demikian juga memerlukan perhatian dalam perawatannya.


Bagi anda yang bertujuan mengunjungi Museum Manusia Purba Sangiran di hari Senin, anda tidak bisa masuk karena ada proses pembersihan dan pengecekan di museum. Itu semua demi merawat dan melestarikan koleksi fosil yang dipamerkan selain juga untuk tetap menjaga kenyamanan pengunjung. Mari kunjungi, lindungi dan lestarikan cagar budaya. (Wiwit Hermanto)