SANGIRAN GOES TO SATYAWACANA SALATIGA

0
878

Situs manusia Purba Sangiran merupakan salah satu tonggak perjalanan sejarah evolusi yang sangat penting. Situs Manusia Purba Sangiran, yang terdaftar sebagai Situs  Warisan Dunia (World Heritage) oleh UNESCO No. 593, telah memberikan sumbangan yang besar dalam bidang ilmu pengetahuan. Atas sumbangannya ini, perlu adanya upaya pelestarian terhadap potensi dan arti penting Situs Sangiran. Salah satu upaya pelestarian Situs Sangiran adalah melalui sosialisasi dan penyebarluasan informasi.

Pada kesempatan ini sosialisasi dan penyebarluasan informasi dilakukan oleh pihak BPSMP Sangiran di Universitas Kristen Satyawacana (UKSW). Hal ini juga merupakan bentuk kemitraan antara BPSMP Sangiran dengan Universitas Satyawacana. Selain itu, UKSW merupakan bagian dari ekosistem pendidikan dan kebudayaan sehingga perlu adanya jalinan kerjasama dengan BPSMP Sangiran untuk mendekatkan Situs Sangiran dengan dunia akademis, dalam hal ini dosen, mahasiswa, dan guru di Salatiga. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan pada tanggal 3 Februari 2016 di Aula Probowinoto Universitas Satyawacana.

satyawacana00002

Acara sosialisasi ini diisi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya. Narasumber pertama yang memberi materi adalah Sukronedi, S.Si, M.A, Kepala BPSMP Sangiran, dengan materi tentang Sangiran Dulu, Kini, dan Esok. Narasumber kedua adalah Ferry F. Karwur yang memaparkan tentang Pelajaran-pelajaran dari Studi Evolusi Manusia. Materi ketiga yang dipresentasikan dalam sosialisasi ini adalah Potensi Situs Sangiran yang disampaikan oleh Drs. Muh Hidayat, Kepala Seksi Pengembangan BPSMP Sangiran dan materi terakhir bertema Pelestarian Cagar Budaya menurut Undang-undang RI No. 11 tahun 2010 yang disampaikan oleh Drs. Budhy Sancoyo, M.A Kepala Seksi Pelindungan BPSMP Sangiran.

satyawacana00001

Materi sosialisasi ini disampaikan kepada para undangan yang terdiri dari Dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan di UKSW serta para guru Sejarah SMP dan SMA/SMK di Salatiga. Melalui sosialisasi dan penyebarluasan informasi ini, diharapkan para pegiat pendidikan dapat memahami arti penting Cagar Budaya dan situs purbakala (termasuk Situs Sangiran) yang merupakan warisan dari generasi terdahulu. Melalui pengetahuan dan pemahaman arti penting Cagar Budaya ini diharapkan para pegiat pendidikan turut memberikan sumbangsih pengetahuannya dalam pelestarian Cagar Budaya. (MJ)