Potensi Atas Sumber Daya Perempuan Terhadap Program Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran

0
1045

Abstrak

Kepemilikan lahan menjadi permasalahan penting dalam pengelolaan pelestarian Situs Sangiran di masa depan. Perempuan Situs Sangiran mempunyai peran domestik yang sangat melekat pada dirinya baik dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Oleh sebab itu, potensi perempuan selayaknya kita gali sebagai bentuk manifestasi atas program pelestarian situs dimana selalu melibatkan pengelolaan lahan yang secara teknis merupakan ranah domestik perempuan.Subyek penelitian merupakan informan perempuan yang tinggal di wilayah Situs Sangiran khususnya wilayah Sragen. Penggalian data dilakukan melalui observasi lapangan serta wawancara terhadap masyarakat yang tinggal dl dalam situs. Informan utama adalah mereka yang secara langsung pernah menerima manfaat program pelestarian pemerintah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi yang besarterkait program pelestarian situs.Perempuan memiliki kekuasaan atas lahan yang diolahnya atas dominasi pria dalam mengelola lingkungan alam di sekitarnya.Kekuasaan dan kemampuan mengelola lingkungan tersebut yang pantas dikembangkan dalam pelestarian situs.

Kata kunci: gender, pelestarian situs, pemberdayaaan perempuan

Abstract

Land ownership becomes a crucial issue in the management of Sangiran Site conservation in the future. Women, in this site, play a domestic role that strictly attached to them both in a family and society. Therefore, women potential should be explored as a manifestation of site conservation program that Involves land agriculture. Sangiran women technically take part in agricultural management. The informants are women who live in Sangiran Site, particulary Sragen Regency. The study is conducted through field observation and interview with local community in Sangiran Site. The key informants are those who directly take advantages from the government conservation program. The result shows that women have big potentials related to the site conservation program. Women take control for the land besides men authority in managing natural environment. Woman power and ability to manage the environment deserve to be developed in order to conduct site conservation.

Keywords: gender, site conservation, woman empowerment.

(Athur Fithri Adiati)

Selengkapnya silahkan klik disini