Munculnya Situs Manusia Purba di Nganjuk (Sebuah Identifikasi Awal Berdasarkan Fosil dan Artefak)

0
1290

Abstrak

Penemuan Fosil merupakan sesuatu yang luar biasa karena fosil merupakan salah satu bentuk cagar budaya yang jarang ditemukan atau langka. Penemuan fosil di Nganjuk menambah banyaknya daftar situs Pleistosen yang ada di Indonesia khusnya di Pulau Jawa. Peninjauan atas penemuan fosil di Nganjuk dilakukan oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dengan tujuan Pelindungan sehingga kelestariannya tetap terjaga mengingat belum pernah dilakukan penelitian terkait adanya fosil diwilayah Nganjuk sehingga dapat dikatakan sebagai situs pleistosen yang baru di Indonesia.

Kata Kunci: Peninjauan, Fosil, Situs Baru

Abstract

Fossil finding is an outstanding issue since fossil is considered as uniqueCultural Property. A finding in Nganjuk has enriched the list of Pleistocene sites in Indonesia, particularly in Java. The Conservation Office of Sangiran Early Man Site conducted observation on fossil finding in Nganjuk with the aim for conservation in order to maintain its existence. Regarding the fact that there is no researches conducted previously related to the existence of fossil in  Nganjuk area, it is considered as the new Pleistocene Site in Indonesia.

Key words : observation, fossil, new site
(Febri Wijanarko, Pipit Puji Lestari, Albertus Nikko Suko Dwiyanto)

Selengkapnya silahkan klik