IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SANGIRAN

0
831

Selasa 16 Februari 2016, SMK I Surakarta kelas X jurusan Akuntansi berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Krikilan. Rombongan ini sebanyak 97 orang siswa dan 6 orang guru pendamping. Kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum 2013 khususnya pada pembelajaran sejarah dengan menggunakan metode scientific learning. Metode ini di titik beratkan pada langkah-langkah dalam mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengkomunikasikan.

Dalam sambutannya, Rohmad Kepala Sekolah SMK I Surakarta mengungkapkan bahwa kunjungan ini untuk membuat siswa mengenal sekitarnya terutama dalam hal pelajaran sejarah. Diharap kunjungan ke Museum Sangiran akan membawa wawasan baru bagi para siswa. Para siswa bukan saja di beri materi teori di kelas tapi harus mampu mengembangkannya salah satunya dengan kunjungan lapangan ke Museum Sangiran ini. Diharap para siswa diberi berbagai materi sehingga mampu mengekplorasi segala pengetahuan disini.

implementasikurikulum201300001

Untuk mengungkap materi tentang Sangiran diberikan melalui presentasi, diskusi serta tanya jawab, pemutaran film dan keliling ruang display. Presentasi yang dibawakan memudahkan para siswa mengenal Sangiran lebih dalam. Materi yang diberikan tidak hanya berupa manusia purba tetapi terdapat fauna, budaya serta lapisan tanah. Semua hal itu dikelola dengan baik dengan pengelola yang bertindak menjaga kelestarian Situs Sangiran. Materi yang diberikan dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab sehingga dapat menjelaskan berbagai hal dengan baik. Siswa yang berani bertanya dalam acara diskusi dan tanya jawab diberikan hadiah berupa buku tentang Sangiran.

implementasikurikulum201300002 implementasikurikulum201300003 implementasikurikulum201300004

Setelah diskusi dan tanya jawab, para siswa disuguhi pemutaran film tentang Sangiran guna mengungkap misteri yang selama ini ada dibenak mereka. Dengan teknik audio visual diharap materi tentang Sangiran yang diberikan mampu dipahami para siswa sehingga mampu menjadi media pembelajaran sesuai tujuan kunjungannya. Kunjungan diakhiri dengan berkeliling menyaksikan kemegahan Sangiran yang direpresentasikan di Museum Sangiran. (Wiwit Hermanto)

implementasikurikulum201300005 implementasikurikulum201300006