BAKAR BATU

0
2248

IMG_0016(Habel Samakory, Enrico Kondologit, Stien Arisoi)

Buku Inventarisasi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ini berisi uraian tentang bagaimana suku Dani di Jayawijaya, suku Biak di Biak Numfor, suku Meyahk di Arfak Manokwari, suku Moi di Sorong dengan proses pengolahan makanannya. Setiap suku mempunyai cara yang berbeda-beda seperti suku Dani dan Biak sama-sama menggunakan batu panas sebagai bahan untuk mematangkan makanan. Suku Meyahk menggunakan pelepah nibung untuk membungkus makanan lalu dibakar di atas api, sedangkan suku Moi memasukkan makanan ke dalam bambu lalu dipanggang di api sampai matang.
Selain pengolahan makanan dengan berbagai cara tersebut, juga mempunyai makna sosial di dalamnya, yakni dengan munculnya sistem pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan. Secara detail telah diuraikan dalam tulisan ini.