Lokakarya Fotografi Dokumenter Kebudayaan dengan Pendekatan Street Photography di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan

0
1069
Setditjenbud melaksanakan kegiatan Lokakarya Fotografi Dokumenter Kebudayaan dengan pendekatan street photography di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan pada 13-15 November 2019 di Neo Hotel Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari lingkungan Ditjen Kebudayaan dan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Umum Tata Usaha, Rani Bandawati, S.Sos dan juga Kepala Sub Bagian Umum dan Kerja Sama Setditjenbud, Lita Rahmiati, S.Sos., M.PP. Kegiatan lokakarya fotografi dengan pendekatan street photography dikhususkan kepada pengelola dokumentasi untuk memaksimalkan dokumentasi lewat fotografi. Kegiatan lokakarya fotografi dengan pendekatan street photography dimentori oleh fotografer ternama yang menguasai beberapa teknik fotografi dan dapat disalurkan kepada para pengelola dokumentasi.
Edy Purnomo, Rossa Panggabean merupakan narasumber dan juga sebagai mentor yang mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. BPNB Maluku berdampingan dengan perwakilan dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, BPNB Sumatera Barat, BPNB Jawa Barat, BPCB Yogyakarta, BPCB Bali, BPCB Gorontalo, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Benteng Vredeburg dan Galeri Nasional Indonesia.
Pengenalan street photography dan pengenalan teknik-teknik fotografi oleh beberapa narasumber (Edy Purnomo dan Rossa Panggabean) mengantarkan peserta untuk berupaya menghasilkan sebuah foto dokumenter yang dapat berbicara dan memiliki makna dari sebuah gambar. Komposisi gambar, dominasi, prespektif dan beberapa pelajaran yang dipetik dari narasumber diharapkan dapat direalisasi di unit kerja masing-masing dan bertanggung jawab akan pengelolaan dokumentasi.
Pada inti kegiatan, peserta melakukan street photography di sekitar jalan Malioboro dan mencoba merekam kegiatan-kegiatan yang berbau kebudayaan disekitar jalan Malioboro yang akhirnya harus dipresentasi hasil foto untuk mengukur seberapa jauh pemahaman terhadap street photography. Bukan hanya tentang foto, peserta diajarkan untuk mengetahui cara memberikan caption yang tepat agar dapat memikat pembaca.
Akhir kegiatan yang ditutup oleh Kabag Umum dan Kerjasama,Lita Rahmiati, S.Sos., M.PP. yang diharapkan ilmu yang didapatkan mampu memberikan dampak yang positif kepada unit kerja masing-masing dan juga menghasilkan sebuah foto dokumentasi yang memiliki arti, yang memiliki konsep sehingga hasil yang diinginkan menjadi maksimal.