Kenduri Marhum Bukit Batu di Bintan Buyu

0
185
Kenduri Marhum Bukit Batu

Desa Bintan Buyu menyelenggarakan Jedah Budaya Kunjungan Ziarah Marhom Bukit Batu pada Sabtu (18/2) di kompleks pemakaman marhum Bukit Batu, Desa Bintan Buyu. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap pada 27 Rajab, bertepatan dengan peringatan Israk Mikraj.

Kenduri Marhum Bukit Batu ini baru dimulai pada tahun 1940an. Kenduri ini berangkat dari peristiwa pemuda-pemuda setempat yang diculik tentara Jepang. Warga bernazar, jika anak-anak mereka pulang, mereka akan membuat kenduri di makam Marhom Bukit Batu tersebut.

Ternyata para pemuda itu kembali ke kampung dalam kondisi selamat. Waktu mereka pulang berdekatan dengan tanggal 27 Rajab. Sejak itu setiap 27 Rajab warga berziarah dan mengadakan kenduri di kompleks makam tua tersebut.

Pada acara kenduri tersebut warga membawa pulut kuning dan bunga telur yang akan mereka letakkan di kompleks makam makam tersebut. Warga duduk menghadap ke makam-makam tersebut. Warga akan kembali mengambil pulut dan bunga telur mereka usai pembacaan doa. Pulut dan bunga telur disantap bersama-sama di area tersebut.

Acara tersebut menjadi ruang anjangsana antara anggota keluarga, warga kampung. Kenduri Marhum Bukit Batu menjadi ruang silaturahmi di antara mereka. Maka, setelah acara itu usai mereka akan bertahan lebih lama untuk makan dan berbual-bual terlebih dahulu: melepas kangen dan menguatkan ikatan silaturahmi di antara mereka.

Terkadang peserta acara tersebut tidak hanya dari kampung Bintan Buyu, Bintan Bekapur, Penaga, Tembeling saja, melainkan ada yang datang dari Kijang, Uban, Tanjungpinang, Batam, bahkan ada yang dari Malaysia, dan Singapura.

Kenduri marhum Bukit Batu di Bintan Buyu 2023 dilaksanakan pada Sabtu (18/2). Dibuka oleh Juramadi Esram, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, mewakili Gubernur Kepulauan Riau yang berhalangan hadir. ***

(Jauhar Mubarok)