Monitoring dan Evaluasi Stabilitas Struktur Candi Borobudur

Jum’at (14/02/2020) Pasca pembatasan kunjungan di lantai 9 dan 10 Candi Borobudur, Balai Konservasi Borobudur melaksanakan monitoring struktur stupa teras dan stupa induk Candi Borobudur. Monitoring dilaksanakan untuk mengumpulkan data teknis mengenai pergerakan tanah candi dan bukit Borobudur.

Pembatasan kunjungan pada teras lantai 9 dan 10 Candi Borobudur

Kegiatan monitoring dan evaluasi stabilitas struktur Candi Borobudur yang dilakukan meliputi :

  1. Pengukuran titik kontrol bertujuan untuk mengetahui perubahan posisi,
  2. inklinometer digunakan untuk mengetahui gerakan horizontal tanah,
  3. kemiringan dinding untuk mengetahui apakah ada perubahan terhadap kemiringan dinding candi,
  4. crackmeter digunakan untuk mengetahui pergerakan nat antar batu pada dinding candi,
  5. robotic total station digunakan untuk mengetahui pergerakan horizontal dan vertikal (X, Y dan Z) pada struktur candi,
  6. GPS Geodetic digunakan untuk mengetahui pergerakan horizontal dan vertikal (X, Y dan Z) pada batu candi.

Pemantauan stabilitas vertikal Candi Borobudur secara geodetik dilakukan dengan pengamatan secara periodik posisi vertikal titik-titik jaring pemantau candi dengan menggunakan alat sprinter/autolevel untuk mengetahui beda tinggi di teras Borobudur.

Monitoring dan Evaluasi Stabilitas Struktur Candi Borobudur menggunakan sprinter/autolevel

Hasil Analisa data pengukuran diharapkan bisa digunakan sebagai kerangka dalam rangka pelaksanaan pelestarian Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR