Penutupan Pertemuan Nasional Museum 2016

0
396

Bali – Pertemuan Nasional Museum 2016 resmi ditutup. Acara penutupan ini berlangsung di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Rabu (1/6). Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Harry Widianto, Ketua Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana, serta para peserta PNM 2016.

_MG_0004

Dalam sambutannya, Mangku Pastika mengatakan bahwa museum adalah harta karun. “Museum adalah harta karun, maka harus dipelihara dengan baik dan harus juga dimaknai. Untuk mewujudkan itu, pengelola museum wajib memahami setiap detail benda yang menjadi koleksi museum agar tetap menarik dan dikunjungi oleh masyarakat Indonesia, khususnya para generasi muda,” ucap Mangku Pastika.

Senada dengan hal tersebut, Hilmar Farid menyatakan bahwa museum merupakan objek budaya dengan posisi yang strategis. “Museum merupakan objek budaya yang sangat strategis karena berfungsi sebagai kompas pembangunan sebuah bangsa. Oleh karena itu, kita harus sama-sama mengawal proses tersebut agar tujuan untuk menstrategiskan museum terwujud,” ujar Hilmar Farid.

_MG_0043

Acara penutupan PNM 2016 dilaksanakan di rumah dinas Gubernur Bali yang dahulunya merupakan Puri Denpasar yang diserang oleh Belanda pada tahun 1906. Selain dijamu dengan hidangan makan malam, para peserta PNM 2016 juga disuguhi oleh beberapa tarian Bali, seperti Tari Sekar Jagad dan Tari Baris Upacara.