Serah Terima Jabatan antara Dua Kepala BPNB

You are currently viewing Serah Terima Jabatan antara Dua Kepala BPNB

Serah Terima Jabatan antara Dua Kepala BPNB

Jumat tanggal 23 Desember 2016 BPNB Jawa Barat mengadakan acara serah terima jabatan antara kepala BPNB lama, Drs. Toto Sucipto, dengan Kepala BPNB Jawa Barat yang baru, Jumhari, S.S. Acara ini dihadiri dan disaksikan oleh relasi dan seluruh pegawai BPNB Jawa Barat. Turut hadir juga dalam acara ini, Nono Adya Supriyatno selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan (sesditjenbud) Kemdikbud untuk menyaksikan secara langsung rotasi dua kepala BPNB. Dikatakan demikian karena Jumhari, S.S. sebelumnya adalah kepala BPNB Sumatera Barat, sedangkan Drs. Toto Sucipto adalah Kepala BPNB Jawa Barat yang akan dipindahtugaskan menjadi Kepala BPNB Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan ini, Sesditjenbud menyampaikan sambutan dan informasi seputar pelestarian kebudayaan. Dalam sambutannya, Sesditjenbud mengatakan bahwa hingga saat ini Ditjenbud tetap berupaya meningkatkan kinerja dan pembaharuan dalam organisasi. Utamanya Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) yang dapat dikatakannya masih miskin struktur. Oleh karena itu, perlu diadakan reorganisasi agar pembangunan dalam bidang pelestarian kebudayaan dapat lebih mengena.

Sesditjenbud juga mengatakan bahwa ada dua hal dalam pembangunan budaya, yaitu budaya tangible (terlihat) dan intangible (tidak terlihat). Dua pembangunan budaya harus diperkuat dengan undang-undang. BPNB dalam hal ini adalah lembaga di bawah Kemdikbud yang masuk dalam kategori upaya pelestarian budaya dari sisi intangible. Menurut beliau, saat ini undang-undang bidang pelestarian budaya bidang intangible yang sudah dibuat masih bersifat parsial, yaitu bidang perfilman dan bahasa. Sementara undang-undang bidang kebudayaan secara keseluruhan masih dalam pengerjaan. Apabila dapat terwujud maka status Direktorat Jenderal Kebudayaan dapat jauh lebih mapan. Saat pergantian pemerintahan, Direktorat Jenderal Kebudayaan memang sudah beberapa kali pindah kementerian. Hal ini tentu saja sangat menyulitkan baik dari segi kinerja maupun urusan administrasi. Sesditjen berharap bahwa pengerjaan UU kebudayaan dapat selesai dan terwujud pada seputaran April – Mei 2017.

Acara berlanjut pada kesan dan pesan oleh dua kepala BPNB. Penyampaian kesan dan pesan pertama dilakukan oleh Drs. Toto Sucipto. Kalimat pertama yang diucapkan beliau adalah luar biasa. Ucapan ini dilandasi oleh masa jabatan beliau sebagai kepala BPNB Jawa Barat yang sudah lumayan lama, 10 tahun, dan baru saat ini dilakukan rotasi. Luar biasa yang kedua adalah bahwa pola kerja Kepala BPNB berbeda dengan lembaga lainnya. Menjalin relasi dengan para budayawan, seniman, media massa, dinas terkait, LSM, dan akademisi yang secara keseluruhan bergerak dalam bidang pelestarian budaya sangat dibutuhkan oleh seorang kepala BPNB. Dan, hubungan relasi tersebut akan kembali harus dirintis tatkala ada rotasi jabatan. Namun demikian, beliau tetap semangat di tempat kerjanya yang baru. Beliau juga menyampaikan pesan kepada kepala BPNB Jawa Barat yang baru agar mengawal karya budaya pencak silat yang akan diusulkan ke UNESCO menjadi salah satu warisan budaya dunia.

Kesan dan pesan kedua disampaikan oleh Jumhari, S.S. Sebagai kepala BPNB Jawa Barat yang baru, beliau sangat mengharapkan adanya keterbukaan dari seluruh pegawai untuk menyampaikan kritik dan masukan secara positif demi terlaksananya kesinambungan realisasi visi misi BPNB Jawa Barat sebagai lembaga bidang pelestarian nilai budaya yang wilayah kerjanya meliputi empat provinsi, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung.

Setelah penyampaian kesan dan pesan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Forum Wartawan Budaya Bandung yang diwakili oleh Rameli Agam (GALURA). Acara hiburan merupakan sesi terakhir dari seluruh rangkaian acara, yaitu dengan menampilkan dua buah tarian berjudul Pitaloka Tandang dan Makalangan. Tarian dipersembahkan oleh Sanggar Jamparing Parikesit pimpinan Hetty Permata Sari, salah satu sanggar binaan BPNB Jawa Barat.

———————————————————————————

Data singkat

Acara:
Serah terima jabatan Kepala BPNB Jawa Barat dari Drs. Toto Sucipto kepada Jumhari, S.S

Waktu:
Jumat, 23 Desember 2016 pukul 10.00 – 11.30 WIB

Saksi:
ono Adya Suprayitno (Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbud)

SK Mendikbud:
No. 66918/A.A3/KP/2016 tentang mutasi tugas pejabat administrator di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Turut hadir:
– Disparbud Prov. Jabar
– Disdikbud Kota Bandung
– Museum Konferensi Asia Afrika
– Balai Pengelolaan Taman Budaya Jabar
– Balai Pengelolaan CBNBS Jabar
– Museum Negeri Sri Baduga Jabar
– Forum Wartawan Budaya Bandung
– Seniman dan Budayawan Bandung
– Balai Bahasa Bandung
– Balai Arkeologi Bandung
– Aliran Kebatinan “Perjalanan”
– Dinas Pendidikan Provinsi Jabar
– Tim verifikator FKBM