PAGER MANGKOK : LOCAL GENIUS YANG EFEKTIF UNTUK MENDUKUNG PELESTARIAN SITUS SANGIRAN

0
1680

Situs Sangiran yang terletak di wilayah Kabupaten Sragen dan Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, merupakan situs manusia purba yang unik. Dikatakan unik karena selain wilayahnya yang cukup luas yakni sekitar 5.900 Hektar, Situs Sangiran juga merupakan sedikit dari situs manusia purba di dunia yang secara masif dan turun temurun dihuni oleh banyak penduduk hingga saat ini. Sedangkan mayoritas situs manusia purba adalah daerah yang steril atau paling tidak minim dari populasi penduduk. Menurut data BPS tahun 2010-2012, tercatat tidak kurang dari 200.000 jiwa penduduk yang menghuni Situs Sangiran dan sekitarnya. Jumlah penduduk yang demikian besar tersebar di 4 (empat) kecamatan dan sedikitnya 24 desa utama di Situs Sangiran.

Kondisi demografi seperti itu tentunya akan membawa  peluang sekaligus tantangan, bahkan ancaman untuk pelestarian Situs Sangiran saat ini dan kedepannya jika tidak dikelola dengan baik dan bijak. Untuk itu BPSMP Sangiran maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Sragen dan Karanganyar, selaku stake holder utama dalam pengelolaan dan pelestarian Situs Sangiran, perlu mengambil langkah-langkah yang dapat mengarahkan potensi demografis yang demikian besar itu menjadi energi dan kekuatan yang positif, konstruktif, dan sinergis untuk mewujudkan kelestarian Situs Sangiran beserta kandungan kekayaan budaya dan informasinya.

Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah secara aktif merangkul masyarakat lokal untuk menjadi pelaku sekaligus mitra utama dalam pelestarian Situs Sangiran. Dengan menjadikan masyarakat lokal sebagai pelaku sekaligus mitra utama diharapkan rasa kepemilikan (sense of belonging) masyarakat terhadap Situs Sangiran akan semakin bertumbuh dan menguat. Masyarakat lokal secara persuasif terus disadarkan untuk melu hardabeni (ikut memiliki) dan melu nguri-uri (ikut melestarikan) Situs Sangiran yang secara de fakto maupun de yure adalah tanah dan tempat kelahiran mereka sendiri, tempat mereka beraktifitas sehari-hari, maupun tempat mereka dan anak cucunya merangkai dan menggantungkan masa depan. Harus terus di internalisasikan bahwa masa depan Situs Sangiran yang cerah adalah juga masa depan yang gemilang bagi mereka dan anak cucunya.

Secara praksis penerapan hal tersebut bisa mengacu kepada konsep Pager Mangkok. Konsep Pager Mangkok adalah kearifan budaya Jawa yang menyandarkan kepada hubungan bertetangga atau antar elemen masyarakat yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) dengan jalan secara sukarela saling memberi dan menjaga satu sama lain. Konsep ini bila dapat diimplementasikan dengan baik, konsisten, dan harmonis, kekuatan kohesi sosialnya sangat tinggi bahkan melebihi kekuatan tembok. Seperti bunyi ujar-ujar lengkapnya :  “Pager mangkok kuwi luwih kuat tinimbang pager tembok (Pagar mangkuk/piring itu lebih kuat daripada pagar tembok/beton)”.

Konsep pager mangkok ini dapat diimplementasikan di Situs Sangiran oleh BPSMP Sangiran maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Sragen dan Karanganyar, antara lain dengan melalui : (1). perekrutan pegawai dari masyarakat lokal di seluruh wilayah Situs Sangiran secara terbuka, proporsional, dan non diskriminatif; (2). pemberdayaan masyarakat melalui program-program keekonomian praktis yang berkelanjutan dan kompatibel dengan segmen pasar pariwisata di Situs Sangiran seperti souvenir, guide, makanan ringan khas Situs Sangiran, batik, kancing baju dari batok kelapa, warung makan maupun homestay; (3). penambahan, perbaikan maupun penyempurnaan infrastruktur sarana dan prasana umum khususnya jalan dan sumber air bersih/irigasi di seluruh Situs Sangiran; dan (4). pelibatan  secara intensif masyarakat, para perangkat desa, dan para tokoh masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanan progam/kegiatan seperti sosialisasi, penelitian, penyelamatan temuan, pemberian kompensasi temuan fosil, peringatan HUT Purbakala, halal bi halal karyawan, pengembangan sarana dan prasarana edukasi museum, dll. (Haryono).

pager_mangkok (1) pager_mangkok (2)