Johan “Jan” Duyfjes

0
2039

Penemuan fosil tengkorak anak kecil di Perning, Mojokerto yang mula-mula dideskripsikan oleh von Koenigswald, tak lepas dari peran Johan Duyfjes. Keduanya tergabung dalam Program Pemetaan Pulau Jawa oleh Jawatan geologi Hindia Belanda di tahun 1930-an. Bersama von Koenigswald, untuk menanggapi “cercaan” Dubois atas Manusia Mojokerto, Duyfjes menulis makalah ilmiah seputar lokasi penemuan fosil itu pada lapisan mana tepatnya, ia tengkorak Homo erectus tertua di Indonesia itu terpendam. Sumber: Museum Manusia Purba Klaster Ngebung