HUT RI ke-77, Momentum Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

0
88

Rabu, 17 Agustus 2022 adalah hari jadi ke-77 bagi Bangsa Indonesia yang dirayakan oleh segenap rakyat Indonesia, demikian juga di Sangiran. Untuk memperingati HUT ke-77, segenap karyawan BPSMP Sangiran, melaksanakan upacara bendera secara daring.
Kondisi pandemi Covid-19 memaksa berbagai perubahan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi pada berbagai lini kehidupan. Salah satunya adalah pelaksanaan upacara bendera dalam rangka HUT RI ke-77. Tahun 2022, tema yang dipilih dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) dalam rangka peringatan hari ulang tahun Indonesia yang ke-77, menekankan tentang proses menggalang kolaborasi global untuk bergotong royong memulihkan dan membangkitkan sistem Pendidikan dan kebudayaan bangsa.
Kolaborasi dan gotong royong tersebut sedang dibuktikan bersama melalui presidensi G20 tahun 2022, dengan peran besar Kemendikbudristek. Dalam sambutan Nadiem Anwar Makarim selaku Kemendikbudristek yang dibacakan oleh Iskandar Mulia Siregar, S.S. selaku Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPMSP) Sangiran, “Kita telah memberikan contoh kepada dunia bagaimana proses pembelajaran di Indonesia saat ini semakin berpihak kepada murid dan memerdekakan guru untuk berkreasi dalam mengajar melalui Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar”.
Proses pembelajaran saat pandemi Covid-19 berlangsung disederhanakan agar lebih mudah disampaikan guru sebagai pengajar dan dapat ditangkap siswa didik. Kreatifitas sangat diperlukan dalam menjalankan pembelajaran, bagi oleh tenaga pendidik maupun siswa.
Pada sektor kebudayaan, Kemendikbudristek mendorong agar ada dukungan dan pendanaan bagi seniman dan pelaku budaya agar dapat berkarya. Pandemi Covid-19 membuat seniman dan pelaku budaya terhenti berkarya sehingga perlu perhatian dari pemerintah dan berbagai lembaga lainnya. “Begitu juga pada sektor kebudayaan, Kemendikbudristek dalam forum G20 mendorong negara-negara di dunia untuk menghadirkan dukungan pendanaan bagi seniman dan pelaku budaya agar dapat kembali menginspirasi dengan karya-karya terbaiknya, khususnya di masa pascapandemi”.
Selain itu, ada terobosan untuk dapat lebih memberi manfaat bagi seniman dan pelaku budaya dalam berkarya. “Inisiatif ini adalah kelanjutan dari terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia yang kami luncurkan dan telah memberikan banyak manfaat bagi para penggerak budaya kita”.
Diharap hari kemerdekaan tahun ini sebagai tonggak bahwa kita akan tanpa lelah terus bekerja bersama, berikhtiar, dan berjuang untuk memajukan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang unggul di berbagai bidang. Kontribusi kita dinanti dengan bergerak bersama untuk bangsa dan tanggungjawab kita bersama dalam memajukan pendidikan sebagai cita-cita luhur Founding Father kita yang telah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. (Wiwit Hermanto)