FOSIL TULANG BELAKANG GAJAH PURBA “TERLENGKAP” DITEMUKAN DI SITUS SANGIRAN

0
3186
Sukamto menunjukkan fosil tulang belakang gajah purba temuannya

Situs Sangiran sepertinya tidak pernah berhenti menampilkan kekayaan arkeologis yang ada di dalamnya. Pada tahun 2015 ini telah ditemukan fosil-fosil yang langka dan cukup menarik perhatian, misalnya penemuan fosil rahang bawah buaya muara sepanjang 90 cm pada Bulan April dan penemuan fosil gading gajah purba sepanjang 215 cm pada Bulan Juni yang lalu. Pada bulan ini BPSMP Sangiran kembali menerima penyerahan fosil dari masyarakat yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan fosil yang ditemukan bulan-bulan sebelumnya. Fosil ini adalah fosil tulang belakang gajah purba terlengkap yang pernah ditemukan di Situs Sangiran.

Fosil tulang belakang tersebut ditemukan oleh Sukamto warga Wonolelo Glagahombo, Ds. Ngebung, Kec. Kalijambe, Kab. Sragen. Menurut keterangan dari Sukamto, fosil ini sebenarnya ditemukan sekitar 1 tahun yang lalu. Fosil ditemukan pada salah satu longsoran tebing saat Sukamto mencari rumput di sekitar Sungai Glagahombo. Akan tetapi karena dia terburu-buru hendak berangkat bekerja ke Kalimantan maka penemuan fosil ini belum sempat dilaporkan ke BPSMP Sangiran. Setelah dia pulang kembali ke rumah barulah dia melaporkan penemuan fosil ini. Fosil ini ditemukan di tebing Sungai Glagahombo yang menyingkapkan endapan lempung hitam Formasi Pucangan yang berumur sekitar 900.000 – 1,8 juta tahun yang lalu.

Fosil ini sangat menarik karena tulang belakang yang ditemukan berasal dari satu individu dengan jumlah yang cukup banyak yaitu 21 ruas tulang belakang. Fosil tulang belakang yang berasal dari 1 individu dengan jumlah sebanyak ini sangat jarang ditemukan. Memang belum diketahui jumlah pasti dari tulang belakang gajah purba yang pernah hidup di Sangiran, namun jika kita bandingkan dengan gajah Asia (Elephas maximus) yang saat ini masih hidup jumlah tulang belakangnya adalah sekitar 57-65 ruas tulang belakang. Dengan demikian, fosil tulang belakang temuan Sukamto tersebut merupakan fosil tulang belakang gajah purba terlengkap yang pernah ditemukan di Situs Sangiran. (Febri Wijanarko)

Sukamto menunjukkan fosil tulang belakang gajah purba temuannya
Sukamto menunjukkan fosil tulang belakang gajah purba temuannya